Simpan Sabu 4 kg dalam bubuk teh, Romes Masuk Bui 18 tahun

by -19 views

MITRAPOL.com, Medan – Simpan sabu 4 kg dalam bungkusan bubuk teh, Romes Heroni bin Rostam (36) warga Tangerang, divonis 18 tahun penjara oleh majelis hakim, Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (20/8/2019).

Amar putusan yang dibacakan Hakim Ketua, Jamaluddin SH dalam persidangan terbuka untuk umum yang dihadiri Jaksa Penuntut Candra Naibaho dan kuasa hukum terdakwa, Ita Rosmiati.

Terdakwa yang berperawakan kurus dan mengenakan kaos merah tahanan, terlihat serius dan berulangkali membenahi letak duduknya serta meluruskan kepalanya yang acap miring kanan.

Selain 18 tahun penjara, terdakwa juga dihukum denda Rp 5 miliar, subsider satu tahun kurungan, karena terbukti simpan sabu seberat 4000 gram atau 4 kg yang dikemas dalam bukusan bubuk teh.

Putusan majelis hakim sama persis dengan tuntutan jaksa yang dibacakan beberapa waktu lalu. Atas putusan hakim, jaksa dan terdakwa sama-sama menyatakan menerima.

Sesuai dakwaan, semula tanggal 9 Desember 2019, petugas dari Subdit V Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, mendapat informasi adanya anggota sindikat narkoba yang beliaran di sekitar Hotel Antara Jl Binjai km 5,8 Medan, Sumatera Utara.

Lantas, petugas melakukan penangkapan dan penggerebekan. Hasilnya, petugas menemukan empat bungkus sabu yang masing-masing berisi 1000 gram yang dikemas dalam bungkusan teh.

Menurut terdakwa barang haram itu akan diberikan kepada Atiam Lumhot bin Amat atas perintah dari Mamak Aden (belum tertangkap) dan terdakwa dijanjikan upah sebesar Rp. 50 juta, apabila berhasil mengantar sabu tersebut.

Upah yang sudah diterima terdakwa sebesar Rp.2 juta, untuk transportasi dari Bandara Soekarno Hatta ke Banda Aceh.

Tindak lanjutnya, terdakwa dibawa menemui Atiam Lumhot bon Amat. Akhirnya kedua kawanan ini tertangkap dan disidangkan dengan berkas tsrpisah

Menurut jaksa, terdakwa terbukti berdalah melanggar passl 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotik.

 

 

Reporter : Zul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *