Buron 10 tahun, akhirnya Nora Butarbutar didakwa di PN Medan

by -63 views
JPU Dawin S Gaja, saat menjelaskan kepada wartawan 

MITRAPOL.com, Medan – Setelah buron selama 10 tahun, terkait perkara pengadaan kapal wisata dairi, Nora Butarbutar, yang pernah menjabat Wakil Direktur CV Kaila Prima Nusa, akhirnya disidangkan di Pengadilan Tipikor, Pengadilan Negeri Medan, Kamis (23/8/2019).

Persidangan dipimpin hakim ketua Feri Sormin, dihadiri terdakwa Nora Butarbutar dan kuasa hukumnya, beragendakan pembacaan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU).

JPU Dawin Sofyan Gaja, pada dakwaannya menguraikan peranan terdakwa Nora Butarbutar dan tiga orang lainnya (telah disidangkan terpisah dan telah divonis MA masing-masin 6 tahun penjara)
dalam pekaksanaan proyek pengadaan kapal wisata bantuan Pemkab Dairi TA 2008.

Kasus ini bermula ketika Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dairi melakukan proyek pengadaan kapal wisata yang dilaksanakan tahun 2008. Proyek tersebut kemudian dikerjakan oleh CV Kaila Prima Nusa.

Sebelum serah terima dari rekanan, terlebih dahulu dilakukan pengecekan langsung ke lokasi pembuatan kapal di kawasan Ajibata. Ternyata, kapal yang bernilai Rp 395 juta itu tak sesuai dengan kontrak. Ukuran, warna dan kapasitasnya berbeda jauh dengan yang disebutkan dalam kontrak.

Berdasar adanya tindakpidana itu, terdakwa dijerat dengan pasal 2 dan 3 UU No 31 tahun 1999 dan perubahannya UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak podana korupsi.

JPU Dawin S Gaja, usai persidangan menjelaskan kepada wartawan jika terdakwa Nora telah buron selama 10 tahun, Mei 2019 lalu tertangkap di Medan, dan perkaranya pun bergulir di PN Medan.

” Ya sebelumnya terdakwa buron selama 10 tahun, perkaranya korupsi pengadaan kapal wisata Dairi,” ujar Gaja.

Perlu diingat, dalam perkara korupsi kapal wisata ini, sebelumnya sidang terpisah, tiga terdakwa lainnya telah divonis bebas oleh hakim PN Medan, namun saat kasasi hakim MA memvonis masing-masing 6 tahun penjara.

Ketiga terpidana pun mengajukan PK (masih proses sidang PK di PN Medan), yakni Naik Syahputra Kaloko selaku Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), mantan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Perhubungan Kabupaten Dairi Perdamaian Silalahi, dan Pengawas Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Perhubungan Kabupaten Dairi Naik Capa.

 

 

Reporter : Zul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *