Kepolisian Wilayah Sumatera Selatan berhasil ringkus jaringan narkoba antar provinsi

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Sumsel – Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli.M.Si, melalui, Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan menegaskan kejahatan yang ada di Sumsel, dari 4 jenis kejahatan baik itu kejahatan konvensional, transnasional, merugikan kekayaan negara dan kontenjensi, kapolda menaruh atensi yang begitu besar kepada kejahatan yang ada di Sumatera Selatan, itu dibuktikan Kapolda Sumsel dengan beberapa bulan jabat dipolda Sumsel sudah mengamankan kurang lebih 44 kg sabu dan 30.000 butir pil ekstasi dari tangan tersangka yang ada di Sumatera Selatan. Jum’at (23/08)

Menurut Waka Polda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan,S.IK.,SH.,MH, dalam konferensi persnya menyatakan bahwa,”Bapak Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli tidak akan berhenti menindak kejahatan yang ada di Sumatera Selatan, itu sudah dibuktikannya dengan 2 bulan menjabat di Sumatera Selatan berhasil mengungkap seluruh kejahatan yang ada di Sumatera Selatan dari 4 jenis kejahatan semuanya beliau selesaikan dengan baik, terutama kejahatan narkoba,” ujarnya.

Masih kata Brigjen Pol Rudi Setiawan, keseriusan ini dibuktikan dengan gencar-gencarnya penangkapan narkoba oleh Ditresnarkoba Polda Sumsel, pada tanggal (20/08) kemarin Ditresnarkoba Polda Sumsel mengamankan barang bukti dari dua tempat kejadian perkara (TKP) yang ada di Sumatera Selatan, sesuai dengan komitmen Kapolda Sumsel untuk menindak tegas pengedar yang ada di Sumatera Selatan.

Tempat kejadian Perkara yang pertama didapatkan di jalan Talang Bulu Sementur kecamatan talang kelapa kabupaten Banyuasin dengan barang bukti 100,49 gram sabu, 1 pucuk senpira 5 butir amunisi, 4 unit HP, 1 buah tas sandang abu-abu dan 1 unit mobil Sigra warna putih BG 1407 OG dari 3 tersangka yang bernama M.Lutfi bin Usman 38 tahun pekerjaan sopir alamat jalan kadir TKR nomor 33 RW 07 kelurahan karang Anyar kecamatan gandus Palembang, Rusli Fauzan bin M.Basri 47 tahun pekerjaan buruh alamat jalan syakyakirti RT 2 RW 1 kelurahan karang jaya kecamatan gandus Palembang dan Andi Arman alias Andi bin Andi Ibrahim 40 tahun pekerjaan swasta alamat jalan sungai akar desa sejalang RT 2 kecamatan teritang kabupaten tembilahan provinsi Riau.

Dan tempat kejadian perkara yang kedua Ditresnarkoba Polda Sumsel mengamankan 16 kilogram sabu, 12 butir ekstasi dua buah tas hitam, 3 unit HP dan 1 unit mobil Avanza warna hitam dengan nopol BL 1394 NG yang di dapatkan di jalan lintas talang gunung kecamatan tebing tinggi kabupaten Empat Lawang dari tangan tersangka Adnan bin Muhammad 33 tahun pekerjaan wiraswasta alamat panti pirak kecamatan matang kuli kabupaten Aceh Utara. Dari dua tempat perkara kejadian tersebut itulah komitmen kami untuk memberantas narkoba yang ada di Sumatera Selatan,” katanya.

Para pelaku dijerat dengan pasal yang disangkakan : Primer 114 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 subsider Pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara seumurhidup, atau denda paling sedikit 10 milyar. Dengan asumsi 100,49 gram jenis shabu dapat menyelamatkan 603 orang anak bangsa.

 

 

Reporter : Adri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *