Disambar Petir, Dua orang santri Ponpes Darul Ilmi meninggal dunia, tiga dirawat

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Padang Lawas – Sebanyak lima orang santri, Kelas VIII, Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ilmi, Desa Batu Gaja, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas (Palas), disambar petir, Sabtu (24/8) sore, di sekitar areal persawahan masyarakat, Saba Lombang, Desa setempat.

Dari kejadian naas ini, dua orang santri diantaranya meninggal dunia, dua dirawat, di RSUD Sibuhuan dan satu orang rawat jalan, di rumah kediamannya.

Kapolsek Barumun AKP Eddy Sudrajat menjelaskan, dua orang santri yang sudah meninggal dunia itu, atas nama almarhumah Reskya Lubis, warga Desa Panarian, dan almarhumah Ika Pratiwi warga Desa Sayurmahincat, Kecamatan Barumun Selatan.

Sedangkan dua orang santri yang mengalami luka bakar akibat sambaran petir itu, dan saat ini sedang di rawat di RSUD Sibuhuan, atas nama Diah Permata Hati, warga Desa Sayurmahincat, Kecamatan Barumun Selatan dan Maidah Hasibuan, warga Desa Hapung, Kecamatan Sosa. Dan satu orang yang saat ini sedang rawat jalan, di rumah kediamannya, atas nama Hotmadina, warga Desa Sayur Mahincat, Kecamatan, Barumun Selatan.

“Dalam kejadian naas itu (Disambar petir) ada empat orang anak warga kita, dari Kecamatan Barumun Selatan, antara lain, almarhumah Reskya Lubis, almarhumah Ika Pratiwi, Diah Permata Hati dan Hotmadina. Dan satu orang warga Kecamatan Sosa dari Desa Hapung atas nama Maidah Hasibuan”. Jelas Kapolsek kepada Mitrapol, diruang Kerjanya, Minggu (25/8).

Dari informasi yang dihimpun, kronologis kejadian ini diceritakan Kapolsek, saat kelima santri tersebut, bersama sekitar 25 orang santri lainnya dan satu orang guru dari Ponpes itu, sedang mengambil pohon bambu, di sekitar lokasi persawahaan masyarakat, Desa tersebut.

Saat aktipatas pengambilan pohon bambu itu berlangsung, sekitar jam 15:40 WIB, turun hujan gerimis, disertai angin kencang dan petir, di sekitar lokasi pengambilan bambu itu. Saat, kondisi cuaca hujan gerimis, disertai angin kencang dan petir itu berlangsung, kelima santri tersebut, berteduh di bawah lokasi pokok bambu itu, selanjutnya, kejadian naas (petir menyambar mereka) itu, terjadi. Sementara, 25 orang santri lainnya, yang berteduh ditempat lain, saat kondisi cuaca yang tidak bersahabat itu berlangsung, mereka selamat dari kejadiaan naas itu.

Terkait kejadian ini, atas nama jajaran Mapolres Tapsel, melalui Mapolsek Barumun AKP Eddy Sudrajat SH menyampaikan, ucapan turut berduka cita, terhadap keluarga koban kejadian ini. Dan mendoakan, agar arwah dan amal baik kedua orang santri yang maninggal dunia tersebut, di terima disisi Allah Swt dan ditempatkan, ditempat yang sebaik-baiknya.

 

 

Reporter : MS. Hasibuan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *