Gagalkan penyelundupan Sabu, Bea Cukai selamatkan 250.000 generasi dari narkoba

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lhokseumawe – Bea Cukai Kanwil Aceh berhasil menggagalkan 25 kg Narkotika jenis Shabu dan 59 ton bawang merah yang diselundupkan dari Malaysia.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh Safuadi saat konferensi pers di Aula Polres Lhokseumawe, Senin (26/08/2019).

Penggagalan ini di lakukan oleh Tim Satuan Tugas Patroli Terkoordinasi Kastam Indonesia Malaysia (Satgas Patkor Kastima) 25A dengan menggunakan Kapal Patroli Bea Cukai BC 30005.

“Barang impor ilegal yang merupakan muatan Kapal Motor (KM) Chantika dan KM. Alif ini disergap oleh tim di Perairan Jamboaye, Aceh Utara pada Rabu pagi (21/08) sekitar pukul 06.30 WIB dan 07.00 WIB,” terangnya.

Menurutnya berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut, KM. Chantika GT. 53 No. 972/QQd didapati memuat bawang merah sebanyak 4.232 karung yang isi perkarungnya seberat 9 Kg, sedangkan KM. Alif memuat bawang merah sebanyak 2.336 karung dengan berat perkarungnya 9 Kg.

“Setelah dilakukan pemeriksaan lebih mendetail, ditemukan narkotika jenis sabu (Methamphetamine) sebanyak 25 bungkus dengan berat lebih dari 1 Kg perbungkusnya yang ditemukan di ruang mesin dan 3 kemasan kecil dengan berat total lebih 4 gram yang di temukan di dalam speaker kapal,” lanjutnya.

Ia melanjutkan perkiraan taksiran kerugian negara atas penyelundupan tersebut sebesar Rp. 545.950.000,00 (lima ratus empat puluh lima juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah).

“Penggagalan penyelundupan sabu dan bawang merah ini menjadi bukti Bea Cukai menjalankan fungsinya sebagai community protector atau pelindung masyarakat dari barang-barang berbahaya yang masuk dari luar Indonesia, jika satu gram sabu dapat dikonsumsi oleh 10 pengguna, maka dengan penggagalan impor ini sebanyak 250.000 generasi penerus bangsa Indonesia dapat terselamatkan,” terang Safuadi.

Dalam Konferensi pers ini turut hadir Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh AKBP Heru Suprihasto, Pasintel Lanal Lhokseumawe Mayor Laut (T) M. Ridwan, Kabid Penindakan dan Penyidikan Kanwil Bea Cukai Aceh Iwan Kurniawan dan Kepala Kantor Bea Cukai Lhokseumawe M. Rizki Baidillah.

 

 

Reporter : Safdar S

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *