Perdana di Aceh Selatan, Bursa Inovasi Desa digelar di Kluet Utara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tapaktuan – Tim Pendamping Inovasi Desa (TPID) kecamatan Kluet Utara menggelar Bursa Inovasi Desa di gedung pertemuan kecamatan Kluet Utara, Kota Fajar, Selasa (27/8/2019).

Acara yang dihadiri oleh peserta yang terdiri dari Keuchik, Imuem Mukim, Tuha Peut, dan kader wanita dalam gampong di kecamatan Kluet Utara ini di inisiasikan untuk membangun kemandirian gampong dengan tema “Dengan Inovasi kita ciptakan desa mandiri.”

Ketua panitia bursa inovasi desa Khusnul Hamdi dalam sambutannya mengatakan kegiatan bursa inovasi desa ini perdana di lakukan di Aceh Selatan yang bertempat di kecamatan Kluet Utara, masih katanya, program ini bertujuan untuk menggali inovasi dari gampong melalui pertukaran informasi sehingga dapat mengetahui potensi yang dimiliki gampong tersebut.

“Kami berharap apa yang sudah kita rintis ini dapat sama-sama kita laksanakan, jadikan ini ajang pertukaran informasi, saling belajar dan melihat potensi yang ada di gampong dan kita aplikasikan dalam APBDes, mari sama-sama kita lihat contoh-contoh motivasi yang ada agar dapat kita terapkan di gampong kita, dengan moto Datang, Komit dan Tiru, kami berharap gampong kita ke depan dapat memanfaatkan potensi yang menghasilkan,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi tim yang telah bersama-sama menyukseskan pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini terwujud berkat kerja sama tim pendamping desa,” ucapnya.

Sementara itu camat Kluet Utara H.Zainal A mengatakan kegiatan Bursa inovasi Desa adalah proses dari hasil pengembangan pengetahuan, ketrampilan secara individu maupun kelompok, baik barang atau jasa yang memberikan nilai tambah dalam insfratruktur.

Menurutnya sejak tahun 2015 sampai sekarang melalui dana desa pemerintah pusat telah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkreatif dengan kreasi keterampilan.

“Namun dari tahun 2015 hingga tahun 2019 kita melihat dana desa ini hanya digunakan untuk infrastruktur saja, padahal kemunculan dana desa tersebut bukan hanya untuk infrastruktur saja akan tetapi saat kita manfaatkan untuk keterampilan dalam sebuah kreatifitas guna menciptakan pendapatan ekonomi masyarakat sosial dan budaya,” paparnya.

Ia melanjutkan kecamatan Kluet Utara yang terdiri dari 21 gampong itu memiliki banyak potensi yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, baik itu bidang wisata, kuliner, ketrampilan dan hasil alam lainnya yang sangat menunjang.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendapatkan pengembangan pendapatan masyarakat, kita coba ulas atau kaji kembali apa saja potensi yang ada di gampong kita, saya berharap kehadiran bursa inovasi desa ini dapat membuahkan hasil yang positif bagi masyarakat kita,” tutupnya.

Usai pembukaan, para peserta dibagi dalam tiga kelompok langsung menyusun dan menggali serta mengusulkan potensi yang menjadi inovasi gampong di kecamatan Kluet Utara.

Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut, hal ini terlihat bagaimana peserta bermusyawarah dalam merumuskan potensi-potensi yang ada di masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Muspika Kluet Utara, Ketua penggerak PKK Kluet Utara, Kepala UPK, Kepala Puskesmas, perwakilan Bank Aceh, BRI, TA P3MD Aceh Selatan dan TIK kabupaten Aceh Selatan.

 

 

Reporter: Safdar S

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *