Heboh pengibaran bendera HTI dan Bintang Kejora, Syarifuddin Thahir : itu melanggar UU

  • Whatsapp
Syarifuddin Thahir, SE.,ST.,MM,

MITRAPOL.com, Jakarta – Pengibaran bendera HTI itu merupakan pelanggaran hukum, tegas Syarifuddin saat ditemui mitrapol di Jakarta. Kamis (29/8/19).

Dewan Pimpinan Pusat lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (DPP LPRI) Syarifuddin Thahir, SE.,ST.,MM, menanggapi masalah pengibaran bendera HTI di kantor DPRD Poso dan di kantor Gubernur Kalimantan Timur yang menjadi perbincangan.

Syarifuddin menjelaskan, pengibaran bendera itu jelas melanggar UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Apa yang dilakukan massa Aksi Bela Tauhid yang mengibarkan bendera bukan bendera Merah Putih itu melanggar Pasal 24 UU No. 24 Tahun 2009.

“Ini perbuatan penghinaan pada bendera kebangsaan. Para pahlawan yang berkorban dengan darah dan nyawa diabaikan,” tegas Syarifuddin dalam keterangannya.

Di Jakarta HTI telah dibubarkan, sekarang mulai berkembang di daerah pelosok tanah air, buktinya mereka bisa mengibarkan bendera dengan bebasnya di dua daerah, Kalimantan dan Poso, dan mengajarkan faham radikalisme kepada masyarakat luas.

Saran dan masukan saya selaku ketua umum DPP LPRI yang sangat mencintai bangsa, agar pemerintah harus lebih tegas lagi dan bapak Presiden harus bisa tegas memerintahkan Kepolisian dan TNI untuk mengambil langkah tegas di seluruh Indonesia mengenai pengibaran Bendera HTI dan juga bendera OPM, jangan sampai berkembang luas di masyarakat. NKRI adalah harga mati yang tidak bisa dirubah-rubah oleh siapapun juga.

Di lain tempat kita menyaksikan tepat di depan istana negara, segelintir orang Papua demo dan mengibarkan bendera Bintang Kejora, bendera yang selama ini jadi kebanggaan sebagian orang Papua, bahkan ingin memisahkan dari dari negara kesatuan Indonesia, seperti halnya negara Timor timur yang sudah merasakan merdeka dan keluar dari NKRI.

Ini harus diambil langkah-lankah tegas bagi pelakunya tidak ada pandang buluh siapapun orang yang sudah berani menggibarkan bendera Bintang Kejora dan bendera HTI harus ditindak tegas, agar ada rasa jerah dari semua orang yang berani menentang kedaulatan bangsa dan Negara, jangan kita diam dan membiarkan oknum ini dengan seenaknya leluasa dapat dengan bebas mengibarkan bendera selain bendera Merah Putih.

Salam NKRI, Salam Pancasila.

 

 

Reporter : Desi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *