Terpilih jadi Ketua MPC PP Kota Tangerang, Ini yang akan dilakukan H. Mulyadi

  • Whatsapp
Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang H. Mulyadi, SH

MITRAPOL.com, Kota Tangerang – H. Mulyadi SH akhirnya terpilih dan dikukuhkan sebagai Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Tangerang Periode 2019 – 2022 pada Muscab VI PP Kota Tangerang. Senin, (26/08/2019) yang lalu.

H. Mulyadi, SH yang juga anggota DPRD terpilih untuk Kota Tangerang pada pileg 2019 yang lalu dengan akrab berbincang dengan awak media, perihal program dan hal -hal yang akan dilakukan kedepan ditubuh Pemuda Pancasila (PP) Kota Tangerang setelah dirinya terpilih jadi Ketua MPC.

Disela-sela kehadirannya pada acara Pelantikan LPM Kecamatan dan Kelurahan se-Neglasari pada Sabtu, (31/08/2019) bertempat di Kantor Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten, dirinya menceritakan perihal terpilihnya sebagai ketua MPC dan menyampaikan hal-hal apa yang akan dilakukan dalam rangka pembenahan ditubuh organisasi yang sedang ia pimpin.

Dirinya bercerita bahwa di 3 (tiga) tahun belakangan ini Pemuda Pancasila Kota Tangerang terlihat kurang aktif, walaupun pada dasarnya ketika ada kegiatan-kegiatan tetap ada kerja sama antar pimpinan ditingkat kecamatan namun menurutnya tidak seperti dulu.

Atas dasar itu akhirnya dirinya mengajukan diri sebagai calon Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Tangerang dan terpilih. Setelah terpilih jadi orang No.1 di Kota Tangerang untuk organisasi Pemuda Pancasila, dirinyapun sudah menyiapkan langkah atau hal hal yang akan dilakukan dalam rangka pembenahan ditubuh PP itu sendiri.

“Satu yang saya utamakan untuk dibangun terlebih dahulu adalah kebersamaan, tentu cita – citanya adalah bagaimana kedepan Pemuda Pancasila Kota Tangerang ini mampu kembali kejati dirinya dalam arti bisa berbaur dengan masyarakat, karena memang Pemuda Pancasila berasal dari masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

H. Mulyadi, SH melanjutkan bahwa terkait untuk programnya kedepan, dari tubuh organisasi itu sendiri memang sudah ada target-target berdasarkan hasil Mubes, dan yang paling menjadi suatu konsentrasi yaitu bagaimana harus bisa melakukan pengkaderan/kaderisasi kesetiap wilayah yang ada di Kota Tangerang.

Menurutnya hal terpenting kedua yang harus ia lakukan adalah terkait edukasi. Setiap kader yang merupakan bakal – bakal pemimpin, itu harus dipersiapkan dengan edukasi ataupun sertifikasi yang memang sesuai arahan dari pusat.

Hal lain juga yang ia paling soroti adalah perekonomian ditubuh organisasi untuk wilayah yang ia pimpin, dirinya berharap barangkali dengan kebersamaan yang sudah dibangun tentu peningkatan perekonomian juga harus dipikirkan, terlebih organisasi Pemuda Pancasila adalah sebuah organisasi independen yang tidak ada membiayai kecuali dibangun dan dihidupkan dari rasa kedermawanan sesama kader PP itu sendiri.

“Bohong kalau kita tidak butuh dana untuk bisa menjalankan roda organisasi ini,” tegasnya

Menurutnya untuk menciptakan perekonomian kedepan Pemuda Pancasila akan melakukan pendekatan untuk membina hubungan baik dengan berbagai pihak dan instansi sebagai penggerak perekonomian yaitu dengan memberdayakan kader Pemuda Pancasila agar dapat berkontribusi tentunya dengan cara yang persuasif dan secara bekerja sama bisa saling menguntungkan.

“Pemuda Pancasila tidak akan bisa berdiri sendiri, dengan kekuatan dan kebersamaan yang kita punyai kita sudah dikenal luas oleh masyarakat, tinggal bagaimana saya sebagai pimpinan mengarahkan kepada anggota tentang membangun sinergitas dengan para pihak, baik pemerintah, aparat keamanan dan juga sinergitas dengan teman-teman organisasi lainnya,” ungkapnya.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh anggota Pemuda Pancasila Kota Tangerang terkait masih adanya stigma ditengah tengah masyarakat bahwa Pemuda Pancasila adalah gerombolan preman. Bahwa seluruh anggota harus mengikut perkembangan jaman, sekalipun stigma kepremanan yang sudah melekat sulit dilepas, sekarang Pemuda Pancasila sudah lebih beradab.

“Ada istilah dikita dari preman sekarang sudah menjadi sajadah, dari berotot sekarang saya arahkan jadi berotak, intelijensi otak harus lebih diutamakan. Barangkali muasalnya kita diidentikan dengan kepremanan karena anggota anggota kita berasal dari mana mana, bahkan orang orang begajulan juga terdapat didalamnya,” tuturnya menjelaskan.

Untuk itu dirinya menghimbau kepada masyarakat, bahwa Pemuda Pancasila sekarang ini tidak lagi melulu menggunakan otot, kecuali memang ketika persoalan-persoalan menyangkut harga diri organisasi, dan itupun selama ini dengan pemimpin-pemimpin yang sudah ada sudah melakukan kerjasama dengan pihak aparat keamanan dan pemerintah dan sudah bisa dilihat adanya sinergitas.

Terakhir ia sampaikan kepada seluruh anggota/kader Pemuda Pancasila Kota Tangerang agar supaya menjaga kebersamaan dan tetap menghormati komando.

“Jaga dulu kebersamaan kita, tetap hormati sifat komando, kalau pemimpinnya menggunakan sifat komando kearah yang baik, tentunya hasilnya akan baik, dan saya yakin sekali bahwa tidak akan ada masalah dengan masyarakat karena kita juga sekarang ini banyak melakukan kegiatan-kegiatan yang berbaur dengan masyarakat seperti kegiatan sosial kemasyarakatan.

Sebagai penutup, terkait bahwa dirinya yang juga sebagai anggota DPRD Kota Tangerang akan mensupport penuh kegiatan-kegiatan pemuda yang ada dilingkungan atau wilayahnya.

“Kita akan support sampai ketingkatan yang berkaitan dengan Pemerintahan, karena Pemerintah itu sendiri adalah sebagai Pengayom / Penanggung jawab terhadap masyarakatnya, karena pemuda termasuk Pemuda Pancasila adalah bagian dari masyarakat dan saya yang juga selaku bagian dari pemerintah tentunya harus mensupport semaksimal mungkin, karena saya memang ada dan besar dari kepemudaan,” tutupnya.

 

 

Reporter : Sitanggang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *