Tersangka tidak ditahan, Keluarga korban kecewa

by -167 views

MITRAPOL.com, Tangerang – Keluarga korban pemukulan oknum Polisi kecewa atas putusan Hakim Pengadilan Negeri Tangerang yang memvonis pelaku dengan hukuman tidak boleh melakukan kesalahan selama tiga bulan. Kamis (3/919).

Keluarga Iwan Kurniawan korban pemukulan oknum Polisi merasa kecewa, seharusnya oknum Polisi teserbut diberi ganjaran yang setimpal, ungkap salah satu keluarga korban saat diwawancarai awak media.

“Jujur pak kami sangat kecewa karena dia tidak ditahan kalau kita masarakat kecil pasti sudah di tahan dimana ke adilannya,” ujarnya.

Keluarga korban dan korban

Tersangka kasus penganiayaan adalah oknum Polisi bernama Iqbal Rifai Nurdin yangtadinya bertugas di Polsek Pakuhaji dan saat ini bertugas di Polres Metro Tangerang.

Menurut Catur Winarta dari Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH) yang juga salah satu dari keluarga korban yang mendampingi kasus ini, yang selalu mengikuti jalannya persidangan mengatakan,”dari awal saya sudah memprediksi putusan ini karena pasal yang disangkakan adalah penganiayaan ringan, seharusnya tersangka dikenakan penganiayan berat karena saat itu korban mengalami luka, namun Polisi juga lupa, saat penangkapan keluarga kami diposisi keramaian artinya secara mental keluarga kami sangat terpukul dan merasa malu seolah-olah saudara saya adalah penjahat yang salah.

Polisi tidak melakukan prosedur yang benar tiba-tiba menagkap dan menganiaya dan membuang tembakan ke udara seperti di film-film, sehingga beban moral itu yang kami terima di masyarakat belum hilang sampai sekarang dan tersangkapun tidak melakukan perbaikan nama baik keluarga kami di masyarakat.

Catur Winarta dari Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH)

Dalam waktu dekat Catur Kordinator Forum Aksi AMPUH akan mendampingi korban untuk melakukan upaya hukum lebih lanjut dengan membawa perkara ini ke Komnas HAM, Kompolnas, Komisi III DPR RI serta ke Ombudsman dan LPSK, karena putusan sidang tersebut telah mencederai rasa keadilan korban dan ratusan masyarakat.

Masih menurut Catur, sementara ini kami belum bisa berbuat apa-apa karena kami belum menerima salinan putusannya, kalau kami sudah menerima salinan putusannya, kami akan pelajari terlebih dahulu, kalau itu dianggap keluarga kami tidak sesuai kami akan tempuh jalur hukum lagi sehingga keadilan itu bisa kami rasakan.

 

 

 

Reporter : Arsyad

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *