Dugaan Korupsi Tapian Sirisir, Kejatisu tetapkan tiga tersangka baru

by -21 views

MITRAPOL.com, Medan – Kejaksaan Tinggi Sumut menetapkan tiga tersangka baru, kasus korupsi proyek RTH Taman Tapian Siri-siri dan Taman Raja Batu di Mandailing Natal (Madina). Ketiga tersangka baru ini merupakan pejabat di Dinas Pekerjaam Umum dan Tata Ruang Pemkab Madina.

Ketiga tersangkai SD (46) selaku Plt. Kepala Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Mandailing Natal (Madina) serta NS (45) dan (LS) masing-masing Pejabat Pembuat Komitmen (PKK) di Dinas PU dan Tata Ruang Madina.

“Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka sejak dua bulan lalu, ” ucap Kasi Penkum Kejati Sumut Sumanggar Siagian, Selasa (10/9/2019)
Dikatakan, ketiganya menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Selasa (10/9/2019), siang. Setelah pemeriksaan selama hampir 5 jam, penyidik melakukan penahanan terhadap ketiganya.

“Jadi hari ini, pukul 15.00 WIB, ketiganya ditahan dan dititip ke Rutan Tanjung Gusta untuk 20 hari kedepan. Pertimbangannya, ketiga tersangka dinilai tidak kooperatif lantaran mangkir pada panggilan pertama, ” beber Sumanggar.

Lanjut Sumanggar, peran ketiga tersangka dalam proyek yang dikerjakan tahun 2016-2017 ini antara lain pembangunan Taman Raja Batu tanpa ada kontrak terlebih dahulu. Sehingga proses pencairan dana kepada pelaksana pekerjaan dilakukan oleh pejabat pengadaan untuk merekayasa administrasi pengadaan.

“Seolah-olah penyediaan barang jasa melalui metode pengadaan langsung benar dilaksanakan,” sebutnya.

Selain itu, pekerjaan pelaksanaan pembangunan proyek berada di daerah aliran sungai (DAS) dan sempadan sungai Aek Singolot. Dan masih berada dalam DAS sungai Batang Gadis yang tidak boleh mendirikan bangunan permanen.

“Pelaksanaan pekerjaan pembangunan proyek tersebut telah mengakibatkan kerugian keuangan negara dengan total Rp 2,8 miliar, ” sebut Sumanggar.

Ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 Junto pasal 3 junto pasal 18 UU No 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan UU No. 20 tahin 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHPidana.

Sebelumnya dalam kasus ini, Kejati Sumut telah menetapkan tiga orang pejabat di Dinas Perkim Madina sebagai tersangka. Ketiganya yaitu , Rahmadsyah Lubis, Plt Kadis Perumahan dan Permukiman (Perkim) Madina; beserta Edi Junaidi dan Khairullah Akhyar, keduanya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Dinas Perkim Madina.

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Tanjung Gusta sejak Juli 2019 silam. Kemudian perkaranya pun telah dilimpahkan ke PN Medan.

 

 

Reporter : Zul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *