Dugaan korupsi Tapian Sirisiri Madina, mulai disidangkan

by -54 views

MITRAPOL.com, Medan – Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (16/9/2019) gelar sidsng perdana, dugaan korupsi APBD Mandailing Natal, Sumatera Utara atau lebih dikenal perkara dugaan korupsi Tapian Sirisiri.

Tiga terdakwa yang disidangkan Rahmadsyah Lubis ( 49) Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Madina, Edy Djunaedi (42) Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Perumahan dan Kawasan Permukima Madina .

Kemudian, Khairul Akhyar Rangkuti (39) Pejabat Pembuat Komitmen, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman. Madina, ikut didakwa oleh tim penuntut Kejatisu dimotori Polim Siregar.

Dalam dakwaan disebutkan, ketiga terdakwa secara melawan hukum telah melakukan Penyimpangan dalam pengelolaan dan penggunaan anggaran pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Madina.

Ketiganya, memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu koorporasi yang dapat merugikan keuangan negara sebesar Rp1.635.847.400.

Awalnya, Bupati Mandailing Natal Drs.Dahlan Hasan, memerintahkan kepada tiga kadis untuk membangun lingkungan wisata, olahraga dsn perkantoran berikut fasilitasnya di seputaran Tapian Sirisiri.

Kemudian ketiga terdakwa mendapat peran penting dalam proyek yang sumber dananya APBD Madina TA 2017, namun dalam pelaksanaan banyak terjadi penyimpangan.

Sesuai dakwaan jaksa, modus yang dilakukan terdakwa, melaksanakan pekerjaan padahal kontrak belum dibuat..Artinya. paket pekerjaan yang diperintahkan, dilaksanakan melanggar ketentuan undang-undang, karena pelaksanaan pekerjaan mendahului kontrak.

Kemudian, proses penunjukan rekanan (Penyedia Jasa/Barang) dilaksanakan tidak sesuai dengan ketentuan Perpres No.54 Tahun 2010

Terdakwa 2 dan 3 selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) membuat Harga Perkiraan Sendiri (HPS), tanpa kalkulasi secara keahlian berdasarkan Harga pasar .

Para terdakwa diancam dengan passl 2 dan 3 UU No 31 tahun 1999 dan perubahannya UU No 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Menanggapi dakwaan jaksa para terdakwa lewat kuasa hukumnya akan menyampaikan eksepsi (nots keberatan) terhadap dakwaan Jaksa, Hakim ketua Irwansyah Nst menunda sidang hingga kamis, 19 September 2019 mendatang.

 

 

Reporter : Zul

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *