Sidang penganiayaan Bos Diskotik LG, cuma lima menit

by -26 views

MITRAPOL.com, Medan – Persidangan perkara penganiayaan atas nama terdakwa Lisam (48) dan Lienawati (51) berlangsung singkat. Pasalnya, bos Diskotik LG ini, tidak mengajukan eksepsi dalam sidang yang digelar di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (16/9/2019) pagi.

“Kalau begitu sidang dilanjutkan dengan pembuktian, silahkan kalian hadirkan para saksi. Untuk terdakwa hadir pada sidang selanjutnya tanpa diminta,” tandas hakim Ketua, Erintuah Damanik.

Dalam sidang yang berlangsung kurang dari lima menit itu, majelis hakim menunda sidang hingga dua pekan mendatang, dengan agenda keterangan saksi.

Amatan wartawan, kedua terdakwa yang tidak ditahan tampak tegang menjalani persidangan. Kedua terdakwa kakak beradik ini, juga kompak mengenakan seragam warna putih.

Dikutip dari dakwaan, tanggal 7 April 2019 sekira pukul 11.15 WIB, kedua terdakwa pergi kerumah Ibu Lienawati di Jalan Gatot Subroto No 75 Kelurahan Petisah, Kecamatan Medan Petisah, untuk melakukan sembahyang.

Pertikaian antar keluarga ini, dimulai adanya silang pendapat antara terdakwa Lisam dengan saksi korban Ramly Hati. Pertengkaran itu kemudian didengar oleh saksi korban, Gunawan yang kemudian naik ke lantai 4. Disitu, terjadi pertengkaran mulut antara kedua terdakwa dengan saksi korban Gunanwan.

Dari pertengkaran itu, terdakwa Lienawati langsung menghentakkan kedua tangannya ke dada Gunawan. Kemudian, saksi Ramly Hati berusaha memisahkan pertengkaran.

Namun, situasi semakin memanas, terdakwa Lienawati mendorong Ramly Hati dan meludahinya.

Tak sampai disitu, Lienawati mengantukkan kepala dan mencakar tangan Ramly Hati. Mengetahaui hal itu, Gunawan ingin melerai, namun dihalangi oleh terdakwa Lisam, dengan memiting leher Gunawan.

Lantaran tidak senang, korban Ramly Hati dan Gunawan melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polrestabes Medan. Kedua terdakwa diancam dengan Pasal 170 ayat (1) dan Pasal 351 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

 

 

Reporter : Zul

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *