Tim Pidsus Kejari Tobasa geledah Disnakertrans Tobasa

by -174 views

MITRAPOL.com, Tobasa – Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Tobasa melakukan penggeledahan kantor dinas tenaga kerja dan transmigrasi (Disnakertrans) tobasamosir dijalan Siliwangi balige, Senin siang (16/09/2019).

Kedatangan tim penegak hukum yang berjumlah 9 orang tersebut guna melakukan pengggeledahan atas pengembangan kasus dugaan korupsi pekerjaan padat karya yang bersumber dari dana APBD T.A 2018 dengan pagu anggaran 1,7 M di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Toba Samosir.

Kepala Kejaksaan Negeri Tobasa Jeffry Maukar SH.,MH, melalui Kasi Pidsus Kejari Tobasa, Hiras Nainggolan SH selaku ketua tim penggeledahan dilokasi penggeledahan kepada Mitrapol menjelaskan maksud kedatangan tim di Kantor Disnakertrans, di ruangan Bidang Pelaksana Pelatihan, Penempatan, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi untuk menindaklanjuti dugaan korupsi yang dilaporkan masyarakat.

Tim Pidsus Kejari Balige dipimpin oleh Kasi pidsus Hiras Nainggolan SH saat melakukan penggeledahan disalah satu ruangan kantor Disnakertrans Tobasa, Senin (16/09/2019).

“Tujuan kedatangan kami guna mencari bukti-bukti baru berkaitan dengan pencairan anggaran yang digunakan untuk kegiatan padat karya yang sebelumnya kami dapat laporan dari masyarakat di dua desa. Setelah kami melakukan pemeriksaan dan penyelidikan, informasi kami dapat bahwa kegiatan tersebut dilakukan bukan hanya di dua desa saja, tapi di 17 desa dengan masing masing pagu anggaran 100 juta per desa. Itulah yang lagi kami cari bukti bukti berupa SPJ dan kwitansi yang berkaitan dengan kegiatan tersebut,” ujar Hiras.

Lebih lanjut diterangkan Hiras, Kejari Tobasa sudah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi yakni TS, ESS, JS, dan YNB, namun belum ada melakukan penetapan tersangkanya. Selanjutnya tim segera turun lapangan ke desa Pagar Batu dan Desa Sibuntuon, Kecamatan Habinsaran.

“Setelah melakukan pemeriksaan kepada 4 orang saksi dari Dinas Tenaga kerja, kita turun ke lapangan dan menemukan dugaan modus untuk memperkaya diri sendiri. kami akan terus dalami, namun sampai saat ini kita belum melakukan penetapan status tersangka. Dalam waktu dekat kita akan merapatkannya dikantor dan melakukan espos guna menetapkan tersangka,” terangnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tobasa, Tumpal Sianturi ketika dikonfirmasi dikantornya mengakui telah memenuhi panggilan pemeriksaan Kejaksaan Negeri Balige bersama beberapa orang stafnya pada Minggu lalu.

“Sesuai dengan tugas kami, pekerjaan itu dilaksanakan di lapangan namun ketika ada informasi yang menyebutkan fiktif atau menyalahi, silahkan saja ke lapangan,” ujarnya singkat.

Lebih kurang 3 jam melakukan penggeledahan, akhirnya tim Pidsus Kejaksaan Negeri Balige meninggalkan lokasi kantor Disnakertrans.

 

 

Reporter : Abdi. S

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *