Khilaf, Sekertaris BPKAD pukul wartawan terkait konfirmasi meminta anggaran 50 juta

by -251 views

MITRAPOL.com, Tubaba – Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Tulangbawang Barat (BPKAD Tubaba) geger.

Sekretaris BPKAD Tubaba, Ainuddin Salam, diduga menganiaya seorang wartawan bernama Yantoni di kantornya, Selasa (17/9/2019).

Dengan jantan, kepada sejumlah awak media saat ditemui di ruang kerjanya, ia membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengaku dirinya khilaf dan telah terjadi kesalahpahaman antara kedua belah pihak.

“Atas nama pribadi saya menghaturkan permohonan maaf kepada seluruh teman-teman wartawan atas peristiwa ini,” tuturnya.

”Saya khilaf dan mengakui bahwa sikap saya sangatlah tidak pantas sebagai pemimpin. Sekali lagi saya mohon maaf,” sambungnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan Mitrapol dugaan penganiayaan tersebut telah dilaporkan Yantoni ke polisi. Laporan bernomor LP/162/IX/2019/POLDA LAMPUNG/RES TUBA/SEK TENGAH tanggal 17 September 2019. Terlapor Ainuddin diduga melanggar Pasal 351 KUHP.

Polsek Tulangbawang Tengah (TBT) sendiri telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kantor BPKAD Tubaba, Tiyuh Panaragan, TbT.

Dikutip dari laporan Polisi, Yantoni menerangkan saat dirinya dan teman-teman wartawan datang ke ruangan sekretaris BPKAD, Ainudin langsung memukulnya di pipi kiri dua kali, leher belakang sekali, dan menarik bajunya hingga robek di bagian depan.

“Tujuan kami datang ke BPKAD mau klarifikasi terkait pemberitaan yang sudah viral di media dan temuan kami terkait dugaan pungli di BPKAD Tubaba,” demikian ungkap Yantoni dalam laporan.

 

 

Reporter : Dan

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *