ARJ Indonesia akan ajukan tujuh nama calon menteri untuk kabinet Jokowi-Amin

by -31 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Pilpres 2019 telah usai kita lewati bersama, dan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin telah memenangkan ajang pesta demokrasi yang dipilih secara langsung oleh rakyat Indonesia.

Relawan adalah merupakan mata dan telinga Presiden Jokowi, dan sangat diharapkan dapat membantu serta dapat berperan aktif dalam mengawal seluruh program yang dicanangkan Presiden Jokowi,

Terlebih dalam suatu kesempatan, Presiden Jokowi sempat juga meminta kepada relawan untuk dapat ikut memberi masukkan tentang siapa-siapa yang layak dan dapat membantu Presiden terpilih dalam Kabinetnya.

Berangkat dari hal tersebut, maka beberapa organ relawan yang tergabung dalam ARJ Indonesia (Aliansi Relawan jokowi Indonesia) merasa terpanggil dan berinisiatif untuk menyelenggarakan, Konvensi Visi Indonesia, dimana didalam Konvesi tersebut akan melahirkan dan juga dapat merekomendasikan beberapa nama kandidat pembantu presiden (Mentri Kabinet Jokowi periode 2019-2024).

“Inilah bentuk pertanggungjawaban kita kepada kawan-kawan relawan dan masyarakat yang sudah berjuang dengan cara merekomendasikannya untuk kami dorong menjadi pembantu presiden. Yang kami rekomendasikan adalah orang yang baik, bagus dan benar dimana orang-orang yang kita rekomendasikan tersebut tidak menjadi beban politik buat presiden terpilih Jokowi, itulah dasar kami untuk melakukan konvensi ini” jelas Budi Mulyawan yang merupakan Kordinator dari organ relawan yang bernama ARJ Indonesia, pada Jumat sore (27/09/2019) di Sarinah Jakarta Pusat.

Adapun acara tersebut rencana akan diselenggarakan pada 27 – 29 September 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Kordinator ARJ Indonesia, Budi Mulyawan mengatakan dalam acara tersebut akan dihasilkan beberapa nama yang akan diajukan dan direkomendasikan kepada Presiden Jokowi untuk membantunya di kabinet.

“Untuk nama-nama, kami belum dapat umumkan, karena tidak etis namun yang sudah jelas dan juga sudah mendaftar dan masuk itu ada 7 (tujuh) nama, namun masih dalam proses validasi dan juga proses ferifikasi,” ujar Budi menutup

 

 

Reporter : BS

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *