Tingkatkan pelayanan medis, RS Agoesdjam Ketapang dapat 37,9 Miliar

by -138 views
Staf perencanaan RS Agoesdjam Ketapang Rahwan Yulizal saat diwawancarai Mitrapol

MITRAPOl.com, Ketapang Kalbar – Rumah Sakit dr. Agoesdjam Ketapang terus gencar melakukan berbagai upaya guna meningkatkan pelayanan medis kepada masyarakat. Peningkatan pelayanan tersebut tidak hanya pada ketersediaan obat-obatan dan tenaga medis, namun pada infrastruktur fasilitas bangunan Rumah Sakit menjadi fokus manajemen rumah sakit plat merah ini.

Saat ini Rumah Sakit dr. Agoesdjam sedang melaksanakan dua jenis kegiatan kontruksi bangunan, yakni bangunan instalasi operasi dan instalasi radiologi sebagai penambah gedung-gedung yang telah ada. Tak tanggung-tanggung Tahun ini Rumah Sakit Aguoesdjam Ketapang mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar 37.9 M, guna membangun dua jenis gedung yang direncanakan dua lantai itu.

“Kami ingin menjadikan Rumah Sakit ini sebagai rujukan utama masyarakat Ketapang dan Kayong Utara, jadi tidak ada lagi penyakit yang sulit ditangani, dan harus merujuk ke Rumah Sakit yang ada di Pontianak, ini kami lakukan sebagai visi kami kedepan peningkatan kualitas pelayanan medis bagi masyarakat,” kata Plt. Kepala RS dr. Agoesdjam, dr. Herman Basuki melalui staf perencanaan Rahwan Yulizal, Rabu,(2/10).

Dijelaskan Yulizal, mencermati perkembangan Ketapang yang diperkirakan menjadi terpecah karena adanya kemungkinan pemekaran wilayah, dimana bakal muncul kabupaten baru seperti kabupaten JKR, Matan Hulu Selatan atau Sandai group, maka sudah sepantasnya mengantisipasi hal itu, segala infrastruktur pendukung utama pelayanan medis harus dipersiapkan sedini mungkin, apalagi saat ini katanya, rumah sakit ini masih bertipekan C, untuk itulah sebagaimana visi misi Bupati kita terus membangun dengan mencari sumber pembiayaan yang sah yang dibenarkan oleh Negara. “Tahun depan insyaallah kita akan coba lagi membangun jika rencana yang kita susun ini berjalan, tujuannya agar rumah sakit ini dapat menjadi rujukan utama masyarakat,” ujarnya.

Target peningkatan status rumah sakit yang semula tipe C menjadi tipe B merupakan sasaran akhir yang pada ujungnya pun tersedianya segala fasilitas pelayanan medis yang memadai dan cukup serta ketersediaan obat-obatan, peralatan serta tenaga medis yang sesuai dengan penyakit. “Kami hanya mau agar masyarakat yang datang ke rumah sakit ini tidak lagi mengeluh, keluar dari rumah sakit harus sehat dan beberapa jenis penyakit bisa langsung kami tangani tidak lagi harus membuat rujukan ke Pontianak, setidaknya sebagai warga asli Ketapang, jika rencana ini berjalan saya secara pribadi ada kebanggaan bahwa kita telah meringankan beban saudara sekampung halaman,” ucap pria muda berkacamata ini.

 

 

Reporter : ROY

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *