Nora : Kapal masih tersandar di Galangan Ajibata

by -34 views

MITRAPOL.com, Medan – Nora Butarbutar, Wakil Direktur CV Kaila Prima Nusa mengaku mendapat dukungan dari tiga anggota DPRD Dairi untuk ikut tender proyek pengadaan kapal wisata Pemkab Dairi.

“Setelah mendapat dukungan itu, saya berupaya mencari perusahaan yang bisa dipinjam untuk ikut tender,” jelas Nora dalam persidangan di PN Medan, Kamis (3/10/2019) dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Menjawab pertanyaan hakim ketua Ferry Sormin, terdakwa menjelaskan, kapal yang dibeli senilai Rp 395 juta yang bersumber dari APBD kab Dairi TA 2008 masih tersandar di galangan kapal Ajibata. Namun saat didesak untuk menujukan keberadaan kapal, Nora tak dapat menjawab secara tegas.

Ditanya, mengapa memilih kapal yang tak sesuai dengan kontrak, sehingga jadi perkara korupsi. Nora menjawab, jika kapal baru, pengerjaannya 6 bulan, sedangkan pengerjaan hanya tiga bulan.

“Pengerjaan cuma tiga bulan, maka Naik Capa dan Palti Simbolon menyarankan untuk mencari kapal yang dapat selesai dalam tiga bulan,” jelas Nora.

Dalam persidangan itu, JPU Akbar Pramada bertanya kesiapan terdakwa membayar kerugian negara, ” ya akan segera saya bayar,” jelas terdakwa.

Kasus ini bermula ketika Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dairi melakukan proyek pengadaan kapal wisata tahun 2008. Proyek tersebut kemudian dikerjakan oleh CV Kaila Prima Nusa.

Sebelum serah terima dari rekanan, terlebih dahulu dilakukan pengecekan langsung ke lokasi pembuatan kapal di kawasan Ajibata.

Ternyata, kapal yang bernilai Rp 395 juta itu tak sesuai dengan kontrak. Ukuran, warna dan kapasitasnya berbeda jauh dengan yang disebutkan dalam kontrak.

Berdasar adanya tindakpidana itu, terdakwa diancam dengan pasal 2 atau 3 UU No 31 tahun 1999 dan perubahannya UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

 

 

Reporter : Zul

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *