Polda Metro Jaya ungkap judi skala besar di Apartemen Robinson

by -98 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Polda Metro Jaya membongkar praktik perjudian bersekala besar di Apartemen Robinson, Pejagalan, Kecamatan Penjaringan, Kodya Jakarta Utara, Selasa (8/10/2019)

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, didampingi Kasubdit Jatanras Ditreskrimum PMJ, AKBP Jerry R Siagian menggelar Perss Konferensi terkait perjudian dilakukan di lantai 29 dan lantai 30 yang sebelumnya telah digrebek oleh Tim Jatanras pada Minggu, 6 Oktober 2019.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan,” ada empat perjudian yang dimainkan di lantai 29, yakni roulette, permaian tashio, baccarat, dan pai kiu. Sedangkan di lantai 30. Dan ada ruang VIP yang khusus dimainkan oleh orang-orang tertentu saja dengan nilai taruhan tinggi.
“Ruangannya berbeda luasnya. Kalau di sini (lantai 29) satu lantai. Di lantai 30 sepertiganya dan di kanan ada ruangan kamar mandi dan juga untuk tempat karyawan.

Saat penggerebekan, Polisi berhasil mengamankan 133 Orang disaat lagi aktivitas perjudian berlangsung. Setelah dilakukan pemeriksaan, 91 yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah Kami tanyakan terhadap tersangka di tempat judi ini adayang sebagai pengelola, dan ada juga Orang yang bertanggung jawab disetiap pertandingan, kemudian ada cashier ada juga yang mencatat,” ungkap Argo Yuwono.

Setelah melakukan pemeriksaan, diketahui bahwa praktik judi itu baru beroperasi selama tiga hari. Namun persiapan butuh sekitar dua bulan untuk mempersiapkan tempat tersebut, judi ini meraup keuntungan perhari sebesar Rp700 juta.
Sampai saat ini, polisi masih memburu tujuh orang yang ditetapkan daftar pencarian orang (DPO). Mereka berinisial YS, SN, FD, AY, HN, MR sebagai penyandang dana, dan HS yang bertugas sebagai penanggungjawab operasional.
Dari hasil penggerebekan, polisi berhasil menyita barang bukti berupa uang sejumlah Rp207.800.000, satu unit mesin penghitung uang, satu unit mesin gesek ATM, satu unit CPU, satu unit printer, satu unit monitor, satu unit Handy Talkie, 112 handphone, 1 kotak kunci-kunci, 27 bon atau nota, 2 kalkulator, satu buku rekening Bank, empat kartu ATM, 17 amplop berisi uang, 11 bundel dokumen karyawan, 6 buku tulis, 4 DVR dan 1 unit keyboard.
Para tersangka disangkakan dengan Pasal 303 dan atau 303 bis KUHP tentang Tindak Pidana Perjudian. Mereka terancam pidana maksimal 10 tahun penjara,” pungkas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono.

 

 

Reporter : Muklis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *