Susihandayani resmi terdaftar di Ponpes Baitul Huda Al Aziziyah

by -14 views

MITRAPOL.com, Aceh Timur – Susihandayani (14) anak yatim dari pasutri (almarhum) Syamidi B Abusyamsyah dan Nurhayati (43) asal Dusun Ujoeng Blang, lorong D, Desa persiapan Jambo Leubok, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur akhirnya diantar ke Pondok pesantren (ponpes) Baitul Huda Al Aziziyah Desa Paya Naden Kecamatan Madat Aceh Timur oleh lembaga Acheh Future. Sabtu (5/10) sore,

Amatan media ini, Ketua Acheh Future Razali Yusuf didampingi anggotanya Masri SP, Saifuddin dan tokoh masyarakat Kecamatan Pante Bidari Zulkifli sapaan akrab Aneuk Syuhada mengantarkan Susihandayani ke Dayah Baitul Huda Al Aziziyah dan disambut oleh tiga dewan guru dayah yakni Tgk Muslem, Tgk Muhammad Idris, Tgk Misbahuddin dan disaksikan oleh Keuchik Gampong Paya Naden Ibrahim Arani.

Sementara itu, Susihandayani dengan mata berbinar di dampingi ibu kandung nya Nurhayati terharu, karena hasrat buah hatinya untuk melanjut kan pendidikan agama ke pondok pesantren dan mendapatkan perhatian serius dari lembaga ini ucap Nurhayati kepada media Mitrapol.com.

Sejak ditinggal ayahnya pergi menghadap ilahi sang pencipta dunia pada bulan Desember 2016 lalu. Susihandayani hanya bisa mengecap pendidikan tingkat SD. Untuk melanjutkan ke SMP atau ke Balai Pengajian, saya tidak memiliki biaya, saya hanya bekerja sebagai tukang cuci pakaian di Banda Aceh, jangankan untuk melanjutkan sekolah Susi, rumah saja kami tidak punya.” ujar Nurhayati dengan nada sedih saat dikonfirmasi oleh sejumlah wartawan.

Dikatakan, saya pulang dari Banda Aceh hanya untuk mengantarkan Susihandayani ke Dayah, karna diberitahukan oleh tokoh masyarakat Alue Ie Mirah, yang mana susi sudah di tangani oleh LSM untuk diantarkan ke dayah, saya sangat terharu mendengar berita ini, saya langsung bergegas pulang kerumah menantu saya, tempat dimana saya menitipkan susi waktu saya pergi untuk mencari nafkah, Alhamdulillah saya sangat berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu anak saya untuk dapat melanjutkan pendidikan, Setelah ini semua selesai saya akan kembali lagi ke Banda Aceh untuk bekerja terangnya

Razali yusuf, sapaan cek li, untuk biaya kebutuhan Susihandayani akan menjadi tanggung jawab Lembaga Acheh Future, kami sangat mengharapkan uluran tangan para dermawan untuk membiayai kebutuhan para santri dan santriwati tuturnya

Sebagai informasi , Susihandayani ini merupakan anak fakir miskin yang kedua yang diantarkan LSM Acheh Future ke Dayah Baitul Huda Al Aziziyah paya naden, sebelumnya pada (9/9/2019) lalu. Razali Yusuf selaku ketua umum AF juga sudah mengantarkan Anisa Kamila (12) anak dari keluarga miskin asal Dusun Padang Kasab, Gampong Alue Ie Mirah kecamatan Pantee Bidari Aceh Timur ujarnya kepada awak media.

Razali Yusuf : Kami sangat berterimakasih, kepada hamba Allah dan para pihak yang telah membantu dan menyumbangkan kitab- kitab untuk para santri dan santriwati kurang mampu ucapnya

Agar program mulia ini bisa terus berlanjut kami atas nama LSM Acheh Future memohon Kepada para dermawan untuk menyisihkan sedikit rezekinya guna membantu beban saudara-saudara kita yang kurang mampu agar tidak ada putra-putri Aceh yang terlantar dalam pendidikan, baik di Dayah maupun di sekolah.” ucap Razali Yusuf.

Sementara Keuchik Paya Naden Ibrahim Arani mengapresiasi atas program cerdas dan mulia dari pekerja sosial Acheh Future. “Alhamdulilah, kegiatan seperti ini sangat bermamfa’at bagi masyarakat kurang mampu. Semoga amal ibadah kita dapat diterima Allah SWT.” dan harapan saya agar LSM ini terus maju dan berkembang demi terwujudnya Aceh Carong, tutupnya.

 

 

Reporter : Zul Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *