Uji coba Program 2-1 jalur puncak

by -44 views

MITRAPOL.com, Bogor – Satlantas Polres Bogor bersama Pemda Kab Bogor dan BPTJ Kemenhub berupaya untuk mencari alternatif solusi penanganan kemacetan di puncak. Dihadiri Bupati Bogor, Ka BPTJ dan Kapolres Bogor beserta instansi lainnya. Sabtu, 5 Oktober 2019 dicanangkan untuk pelaksanaan uji coba Program 2-1 jalur puncak.

Hal tersebut disampaikan dalam acara konferensi pers yang di laksanakan di TMC Polres Bogor, bertempat di Pos Lantas Gadog Ciawi Kab Bogor.

“Pelaksanaan program 2-1 di jalur Puncak adalah hasil dari kajian bersama antara akademisi dan masyarakat. Program ini diharapkan dapat memberikan solusi alternatif penanganan jalur Puncak yang sudah selama 30an tahun berlangsung setiap Sabtu dan Minggu (week end),” ujar AKP Fadli, Kasat Lantas Polres Bogor.

Lanjut Fadli, Penelitian dan pemantauan sudah dilaksanakan sejak beberapa bulan ke belakang dan melibatkan banyak pihak. Sistem ini sendiri secara singkat dijelaskan yaitu dengan cari membagi jalan menjadi 3 lajur, di pagi hari karena arus cenderung lebih ramai ke atas/ke Puncak maka 2 lajur digunakan untuk naik ke atas Puncak dan 1 lajur ke bawah arah Jakarta, sebaliknya di siang hari 2 lajur ke bawah arah Jakarta dan 1 lajur arah Puncak. Panjang jalan program 2-1 ini hanya dari pos Lantas Gadog Ciawi hingga persimpangan Taman Safari, setelahnya normal 2 lajur 2 arah.

Beberapa hambatan memang ada, yaitu adanya titik crossing seperti di Mega Mendung, Pasar Cisarua, Cipayung dan beberapa persimpangan lainnya. Kendala lain adalah lebar jalan yang tidak homogen dari Gadog hingga Simpang Safari, ada beberapa titik yang masih sempit yang hanya cukup dilalui 2 kendaraan saja, Selain itu ada kendala juga masalah mindset masyarakat yang selama ini terpaku dengan one way dan berbondong-bondong melakukan perjalanan di pagi hari untuk naik ke Puncak dan siang hari turun ke arah Jakarta.

“Dengan adanya program 2-1 ini, tidak ada lagi pembatasan jam naik maupun turun, sehingga masyarakat yang hendak mengakses jalur puncak diharapkan agar tidak memusatkan pergerakkannya di pagi hari untuk naik, tapi bisa setiap saat mengakses jalur tersebut, apabila warga masih berbondong-bondong berangkat di pagi hari maka akan terjadi penumpukan dan antrian yang panjang untuk naik ke atas, saya tegaskan sekali lagi agar bisa membagi perjalanannya dari pagi sampai dengan malam hari menyesuaikan dengan kebutuhan real masing-masing warga,” ujar Fadli menegaskan.

“Untuk beberapa titik yang mengalami penyempitan, dalam rapat sudah dibahas untuk segera diperlebar sehingga bisa dibagi menjadi 3 lajur. Dinas PUPR baik daerah maupun pusat sudah mengamini,” tambah Fadli.

Forum lalu lintas di Kabupaten Bogor berjalan dengan baik, forum yang sudah di skep kan oleh Bupati Bogor dengan keputusan nomor 550.1/181/Kpts/Per-UU/2019 tanggal 29 April 2019 tentang Pembentukan Forum Koordinasi Pengendalian dan Pengaturan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Bogor Tahun 2019 berjalan lancar. Berbagai masalah dan hambatan serta kendala dilapangan terus diselesaikan secara bersama-sama untuk kepentingan khususnya warga Bogor maupun secara luas masyarakat Indonesia.

“Saya mengapresiasi langkah kinerja forum lalu lintas di Kabupaten Bogor dalam menyelesaikan masalah jalur Puncak ini, sudah lebih dari 30 tahun kami warga Puncak merasa tersisihkan karena adanya program one way tersebut. Saya berharap langkah ini bisa efektif dan bermanfaat untuk orang banyak,” ungkap Kang Asep salah satu warga Puncak saat rapat bersama Jumat, (4/10).

“Kegiatan uji coba 2-1 ini bukan keputusan final, pasti akan ada evaluasi bersama, apakah manfaatnya lebih banyak atau mudharatnya lebih banyak, jika lebih baik maka akan kami teruskan, jika tidak maka kita harus mencari alternatif lain, program ini merupakan langkah jangka pendek dan harus didukung dengan penguraian arus yaitu mengalihkan perjalanan ke jalur alternatif seperti Cibubur-Cileungsi-Jonggol-Cianjur ataupun melalui Sukabumi jalur Cigombong-Kukabumi-Cianjur,” tutup fadli.

 

 

Reporter : Barkah/Hms

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *