Edarkan kosmetik Ilegal, Djajawi murni dituntut lima bulan penjara

by -38 views

MITRAPOL.com, Medan – Pengusaha kosmetik ilegal, Djajawi Murni (54) hanya dituntut lima bulan penjara, dan denda Rp5 miliar subsider 3 bulan, karena terbukti mengedarkan kosmetik ilegal asal Malaysia.

Tuntutan tanpa perintah kurungan badan itu, dibacakan JPU Fransiska Panggabean dalam sidang di ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (9/10/2019).

Dalam nota tuntutan disebutkan, terdakwa yang berstatus tahanan kota ini, terbukti melanggar Pasal 62 ayat (1) UU RI No 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Djajawi Murni selama 5 bulan denda Rp5 miliar subsider 3 bulan,” ucap Jaksa.

Usai membacakan tuntutan, Ketua Majelis hakim Erintuah Damanik, menunda sidang hingga pekan depan, dengan agenda pembacaan notabelaan (pledoi) terdakwa.

Usai persidangan, Jaksa Fransiska ketika ditanya tentang rendahnya tuntutan terdakwa, tidsk berdedia menjawab , dia memilih menghindari wartawan.

Bahkan dia menyuruh wartawan untuk konfirmasi kepada jaksa satu, Daulat Napitupulu, “Bukan aku jaksanya, tanya ke Daulat lah,” tandasnya, sembari menutup mulut.

Sementara mengutip dakwaan, berawal tanggal 21 Januari 2019, petugas Polda Sumut menyatroni gudang kosmetik milik terdakwa di Jalan Merbau Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah.

Belakangan terungkap terdakwa mendirikan CV Agung Lestari tahun 2004, bergerak di bidang perdagangan dan jual beli kosmetik.

Kemudian, tahun 2013 terdakwa memulai usaha menjual kosmetik yang tidak memiliki izin edar. Kosmetik dibeli dari negeri jiran, Malaysia.

Selama menjalankan bisnis kosmetik ilegal, terdakwa mempunyai 16 konsumen tetap di Pasar Sambas dan Petisah.

 

 

Reporter : Zul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *