Ketua Bunda Milenia mengutuk keras pelaku penusukan Wiranto

by -74 views

MITRAPOL.com, Jakarta – Ketua Bunda Milenia Sisca Rumondor mengatakan, atas nama rakyat Indonesia dirinyua mengutuk keras kejadian penusukan Wiranto yang terjadi di pintu Gerbang lapangan Alun-alun menes, pada saat kunjungan ke kabupaten Pandeglang, Banten. Kamis, (10/10/2019) yang mengakibatkan setidaknya 2 orang yang terluka.

Waktu penikaman dan unggahan dimedia sosial, tentang apa yang tampak sebagai siaran langsung terkait penyerangan oleh seorang pria bersenjata tajam, menambah kesedihan banyak orang ternyata bapak Wiranto menjadi target serangan ketika kunjungan ini.

“Kami mengutuk keras aksi -aksi premanisme yang dilakukan oleh oknum–oknum tertentu yang dengan sengaja melakukan teror terhadap pejabat negara yaitu kepada Menkopolhukam RI Dr Jenderal TNI (Purn) Wiranto yang di duga di tikam oleh warga yang sudah punya tujuan tertentu,” tandas Sisca.

Kami meminta kepada pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas siapa aktor-aktor intelektual dibelakang semua kejadian ini bukan politik murni,tapi kelompok radikal,dan soal idiologi.

Seharusnya Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Republik Indonesia yang mengkordinir Kementerian Hukum dan Ham, Mendagri, Kemenlu, TNI dan Polri serta Badan Intelegen Negara, Dan Kementerian Keamanan penjagaannya di perketat agar tidak kecolongan dari upaya-upaya untuk melakukan penikaman kepada beliau dan kami justru mempertanyakan stardart keamanan yang dipakai untuk melindungi pejabat negara.

Dengan kejadian ini maka kami meminta kepada Bapak Panglima TNI dan Bapak Kapolri untuk meningkatkan pegamanan / super ketat kepada Bapak Presiden RI dan Wakil Presiden RI serta pejabat pejabat negara yang ada menjelang pelatikan Presiden dan Wakil Presiden Minggu (20/10/2019).

Karena keselamatan Presiden RI dan Wakil Presiden RI harus diatas segala-galanya sebab Presiden dan Wakil Presiden merupakan Lambang Negara RI yang wajib dijaga, harapnya

Kembali dikatakanya pada mitrapol, menurut pengamatan kami, aksi penikaman kepada Menkopolhukam RI secara politik merupakan sinyal yang dikirim oleh kelompok kelompok radikal atau kelompok kelompok barisan sakit hati yang ada di Indonesia untuk meneror keselamatan Bapak Presiden RI serta pejabat pejabat negara yang ada serta ada dugaan upaya-upaya membuat kekacawan di Indonesia.

Dan juga kami mendukung Bapak Kapolri Jendral Tito Karnavian, untuk segera mengungkap aktor-aktor intelektual yang bermain di balik konflik-konflik yang ada di Indonesia

Jangan hanya pelakunya yang di tangkap, namun aktor–aktor Intelektual yang ada dibelakang itu harus bisa segera di tangkap dan diungkap sehingga Indonesia ini bisa damai aman dan sejahtera.

Saya berharap Kapolri dan Panglima TNI segera menangkap pelaku utama dibelakang musibah-musibah ini, pemain utamanya harus di tangkap dan untuk Kelompok khilafah yang berada di Indonesia harus dibubarkan sampai keakar-akarnya, bubarkan mereka dari bumi Indonesia.

Semua di bubarkan dari pusat sampai daerah jangan sampai berkembang biak serta menjadi darah daging bagi generasi mudah bangsa.

Apa lagi khilafah ini sudah masuk ke dunia pendidikan sudah di didik untuk menjadi kader khilafah dan juga banyak pengikut faham khilafah yang radikal di tanah air.jangan sampai faham khilafah ini berkembang luas di seluruh Indonesia.”ujarnya

Kami minta kepada masyarakat Indonesia untuk tetap tenang dan tidak panik dan justru perlu mendukung sepenuhnya kepada pihak Kepolisian untuk dapat mendalami dan menyelesaikan kasus ini lebih dalam lagi, tegasnya Sisca diakhir wawancaranya.

 

 

Reporter : Desy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *