Badak Banten bersama Gaib akan Polisikan Arun Lebak

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Lebak – Organisasi Masyarakat Badak Banten (BB) bersama Ormas Gaib akan Polisikan pengurus Ormas Arun kabupaten Lebak, pelaporan tersebut ditengarai adanya dugaan fitnah dan adu domba atas tudingan menyebut Ormas Badak Banten bersama Ormas Gaib telah melakukan pembakaran sarana ibadah mushola atau majlis taklim di lahan milik PT. Wika Karya Persada (WKP) di desa Cilangkap, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak

Ketua Badak Banten, H. Eli Sahroni menegaskan, tuduhan tersebut merupakan fitnah serta mengandung unsur adu domba yang dapat memicu keresahan masyarakat khususnya umat muslim

Eli menambahkan, pembakaran yang dilakukan anggota Badak Banten dan Gaib adalah sebuah gubuk tempat perkumpulan mereka (Arun) yang diduga ingin menguasai lahan milik PT.WKP.

” Kami tegaskan, tidak ada mushola atau majlis yang kami bakar, melainkan sebuah gubuk reyot yang didalamnya ada peralatan masak, peralatan tani, adapun sajadah dan Al-quran telah kami amankan terlebih dahulu,” kata Eli kepada sejumlah wartawan saat jumpa Pers di Rangkasbitung, Senin (14/10/2019).

Masih kata Eli, tudingan berunsur fitnah yang dilancarkan pihak Ormas Arun dilatarbelakangi ketidak puasan mereka terhadap Badak Banten dan Gaib yang mendapatkan kuasa dan surat perintah resmi dari pihak PT.WKP untuk mengawal pengosongan lahan seluas 50 hektar yang ditempati penggarap dan ormas Arun, mengingat lahan tersebut akan dilakukan pemagaran dan dipakai oleh PT. WKP

” Ormas Badak Banten dan Gaib resmi ditunjuk oleh PT. WKP untuk mengamankan pemagaran sekaligus memastikan pengosongan lahan,” tukas Eli

Diterangkan Eli, menurutnya, Ormas Badak Banten merupakan Organisasi Nasional yang anggota dan pengurusnya semua beragama Islam, serta menjunjung tinggi kaidah kaidah ajaran Islam dibawah naungan NKRI.

Dalam pergerakannya Ormas Badak Banten mengedepankan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia

“Kami menyayangkan atas tuduhan yang dilakukan Ormas Arun, sehingga kami akan menempuh jalur hukum,” kata Eli.

Sementara Waki 1 Ormas Gaib, Kurdi, turut memaparkan, menurutnya sebelum dilakukan eksekusi pemagaran dan pengosongan lahan, PT. WKP telah melakukan somasi sebanyak dua kali, perintah pengosongan lahan kepada penggarap dan Ormas Arun

” PT WKP telah menempuh upaya persuasif kepada para penggarap, namun mereka justru melakukan perlawanan bahkan mengklaim lahan itu sebagai milik mereka, padahal sudah jelas PT. WKP adalah pemilik sah lahan tersebut secara resmi dengan bukti sertifikat yang diterbitkan tahun 2009,” ungkap Kurdi

Erwanto, Kuasa hukum Ormas Badak Banten menambahkan, laporan atas fitnah dan pencemaran nama baik ini akan kami dilakukan sekarang juga (kemarin-Red)

“Kami akan melaporkan oknum Ormas Arun atas tudingannya, adapun bukti-bukti telah kami siapkan, kami harap Polres memprosesnya,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Ubay mcmp

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *