BKKBN dan Depdagri apresiasi Pemkab Tobasa

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Tobasa –  Dalam rangka pelaksanaan Join audit DAK sub bidang KB tahun anggaran 2019, Inspektur Utama BKKBN RI dan Inspektur Utama Depdagri melakukan kunjungan ke Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) membawa nilai positif.

Apresiasi diberikan atas pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Tobasa diungkapkan Irjen Kemendagri Dr Tumpak Haposan Simanjuntak MA dan Irtama BKKBN Drs Agus Sukiswo Ak MM saat menikmati jamuan makan malam bersama Bupati Toba Samosir Ir Darwin Siagian di Cafe Bunga Toba, Jl Pemandian Balige, Kabupaten Toba Samosir, Minggu (13/10).

Irtama BKKBN Drs Agus Sukiswo Ak MM menyampaikan, peraturan Kemendagri untuk membuat kebijakan pengawasan dalam mengawal program program kementerian teknis dengan bekerjasama audit sudah terlaksana.

” Dari hasil pemeriksaan tim, disini administrasinya cukup bagus dan nanti kita lihat dampaknya terhadap program program BKKBN. Semua hasil itu baik output dan outcome nya dimulai dari administrasi, kalau administrasinya sudah bagus, saya yakin hasilnya akan bagus,” sebutnya.

Bagaimana dana DAK yang semakin lama semakin tinggi, lanjutnya, punya daya ungkit terhadap program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga, baik dari sarana dan biaya operasional, harus bisa mendongkrak program dari BKKBN.

Sementara Irjen Kemendagri, Tumpak Simanjuntak menyebutkan, Tobasa sebagai salah satu daerah percontohan dinilai memiliki sistem administratif yang bagus.

Urusan pemerintahan di bidang kependudukan dan keluarga berencana sebagai salah satu pusat konkuren, mendagri harus meyakinkan betul, bahwa semua urusan itu sampai kepada yang diberikan termasuk warga negara di Tobasa pada saat dia dibutuhkan maka pintu masuknya bisa dari berbagai program salah satunya DAK. Salah satu misi pusat, khusus untuk KB.

“Untuk anggaran pemerintahan umum di Tobasa, peta supervisi dan pencegahan, 8 area intervensi itu masih ada 50 persen yang perlu dibenahi di Tobasa ini. Pembinaan itu bisa dari kelembagaannya, bisa dari tata laksananya, bisa dari SDM nya,” sebutnya.

Pengawasan terhadap pembangunan DAK fisik seperti sarana dan prasana, jika tidak sesuai dengan kebutuhan di kabupaten, lanjutnya, tentu akan berkurang terhadap kinerja akan program. Ini dihitung dan diperiksa oleh para auditor yang tentunya akan ada pembinaan.

Hasil evaluasi dan pemeriksaan secara administrasi tentang pengelolaan di Kabupaten Tobasa sebagai daerah percontohan, diharapkan dapat menjadi contoh kepada daerah lain, agar dapat ditingkatkan meski masih ada beberapa bagian yang harus dibenahi.

Bupati Tobasa, Ir Darwin Siagian didampingi Kepala DPPKB, dr Pontas Batubara MKes mengapresiasi pengawasan yang telah dilakukan oleh tim join audit sehingga ke depan pengelolaan DAK bidang KB bisa lebih baik lagi.

Ramah tamah dan jamuan makan malam tersebut dihadiri sejumlah pimpinan OPD seperti Dinas Kesehatan, Perkim, PUPR, Pertanian, Lingkungan Hidup, Pendidikan, PMD, Sosial, Ketapang, Inspektur Tobasa, Kadis Keuangan Ganyang Situmorang, Kepala perwakilan BKKBN Provsu, Themaro Zega.

 

 

Reporter : Abdi. S

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *