Tanpa pengawasan, diduga LKP Idea bangun Hotel tanpa izin

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Metro  Lampung – Sebuah bangunan Hotel yang diduga belum mengantongi izin berdiri di Kota Metro Lampung.

Bangunan Hotel berdiri di lahan baru persis ditengah lingkungan warga yang peruntukan untuk sekolah perhotelan dengan nama LKP Idea Indonesia. Menurut warga sekitar Hotel tersebut sudah beroperasi dan telah menerima sebagian tamu yang ingin menginap. Sedangkan plang nama belum terpasang. Maka Tim Mitrapol bersama awak media lainnya mendatangi hotel tersebut, Rabu (16/10/19).

Sebelumnya pada tanggal 10 Oktober 2019 Tim Mitrapol dan awak media lainnya telah mendatanginya, saat itu ditemui Hendra selaku Reception Manager, ia menuturkan tidak banyak mengetahui mengenai perizinan hotel.

“Kalau itu, aku kurang tahu sih pak, karena bukan bagiannya. aku Manager di Receptionist,” ungkap Hendra.

Saat ditanya Tim Mitrapol dan awak media lainnya, apakah semenjak hotel berdiri/dibangun sudah ada kunjungan dari Dinas terkait dalam hal ini pemerintah Kota Metro,

“Sebenarnya aku baru joint tanggal 20 kemarin dan aku kurang tahu, kalau bapak ingin tahu lengkapnya silahkan langsung ketemu dengan General Manager kita, Pak Eko,” jelas Hendra.

Kemudian pada tanggal 16 Oktober 2019 Tim Mitrapol bersama awak media lainnya menemui Eko Desriyanto selaku General Manager Hotel, ia menjelaskan kegunaan bangunan serta mengenai perizinan,

“Bangunan ini sebagai pusat pendidikan, yang punya tempat praktikum yang kita setting seperti Hotel. Untuk tamu yang menginap adalah kita semua untuk para siswa praktek. Pada waktu itu diberikan saran oleh bapak Kadis Dispora untuk diubah dan diajukan untuk usaha pariwisata.

Kemudian  saran itu dan rekomendasi sudah keluar.Menurut beliau ( Kadis Dispora ) mengenai perizinan sudah di PTSP,” ungkap Eko.

Sesuai penjelasan General Manager Hotel ( LKP IdeA Indonesia ) Eko Desriyanto sampai saat ini hingga bangunan itu berdiri,mengenai perizinan masih dalam proses.Artinya ada dugaan terjadinya pelanggaran aturan perda,yang mana pihak hotel tidak bisa menunjukkan bukti selembarpun kepada tim Mitrapol dan awak media lainnya baik perizinan perdirian maupun operasional.Terkait hal ini Tim Mitrapol bersama awak media lainnya akan menelusuri kejelasan proses perizinan tersebut.

Diharapkan pemerintah kota Metro ada ketegasan terhadap permasalahan ini,jangan sampai kedepan para pengusaha semena – semena merasa ada kedekatan dengan pejabat mengabaikan kewajiban aturan di Kota Metro.

Sesuai Peraturan Daerah Kota Metro No. 10 tahun 2010 tentang bangunan gedung ada persyaratan yang harus dipenuhi dalam membangun gedung.Seperti IMB,dampak lingkungan,keselamatan,kesehatan,kenyamanan baik bagi penghuni maupun warga sekitar.Apabila pihak pengusaha tidak bisa memenuhi persyaratan itu,maka seharusnya ada pimbinaan,sanski administratif.Bahkan aturan perda Kota Metro sudah jelas, terjadi pelanggaran berat dilakukan penyidikan hingga ada ancaman pidana.

 

 

TIM

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *