Peduli korban banjir, Polri turun bantu warga

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Semelue – Pulau Dacil (Daerah Terpencil) Simeulue, Akibat curah hujan yang deras, membuat beberapa desa yang ada di Kabupaten Simeulue tepatnya di kecamatan Simeulue Tengah terendam banjir. Banjir ini juga diakibatkan air sungai yang meluap dan Parit tidak mampu menampung air hujan. Kamis(17/10/2019).

Menindaklanjuti peristiwa alam ini, Kapolsek Teupah Selatan Iptu Hermansyah bersama beberapa Personil Polsek dan ikut dibantu juga oleh anggota Koramil bersinergi melakukan tindakan evakuasi kepada masyarakat yang memerlukan bantuan untuk diamankan ketempat yang lebih tinggi.

Inilah bentuk Pelayanan dan pengabdian Kepolisian kepada masyarakat, dengan sigap pihak kepolisian bersama TNI langsung membantu warga yang terkena luapan banjir.

Selain itu terlihat salah satu anggota Bhabinkamtibmas Simeulue Tengah Bripda Saipullah akrap dipanggil di desa binaannya dengan Nama Panggilan Wak Lah ini dan Aipda Abdul Gafhar dengan sigap terjun keluapan air untuk membantu dan menolong seorang Kakek warga lanjut usia untuk disebrangi ketempat yang aman agar selamat.

Kapolres Simeulue AKBP Ardanto Nugroho, S.IK.,SH.,MH, melalui Kapolsek Simeulue Tengah IPTU Harmansyah mengatakan,” beliau langsung memerintahkan anggotanya untuk membantu warga yang menjadi korban banjir, serta terus memonitor perkembangan ketingggian luapan air.

Selain itu, pihak Kepolisian Polsek Simeulue Tengah juga menghimbau kepada masyarakat apa bila air terus naik agar mengamankan barang-barang berhaga seperti surat-surat penting dan barang lainnya. Dam Apabila warga yang mempunyai Ternak jangan segan segan untuk melaporkan ke pihak kepolisian, Kami siap Mengamankan nya ketempat yang aman.

Bencana banjir yang terjadi di Desa Lamayang dan Desa Latitik Kec. Simeulue tengah yang dikarnakan sungai yang meluap dan parit yang tidak mampu menampung air hujan ketinggian air di desa lamayang lebih kurang 100 cm dan rumah warga yang terendan 13 rumah, Dan didesa Latitik ketinggian air 150 cm dan 41 rumah warga terendam banjir.

Akibat bencana banjir warga masyarakat di Desa Lamayang mengungsi di Balai Desa. Untuk Desa Latitik mengungsi ke tempat yg lebih tinggi. untuk korban tidak ada, dan dari Kerugian harta benda belum bisa di taksir,” ucap Harmansyah

 

 

Reporter : Hendra Muryono

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *