Dua Rumah Warga Wonosobo terbakar, kerugian capai 600 Juta

by -34 views

MITRAPOL.com, Tanggamus – Sebuah peristiwa kebakaran terjadi di Pekon Pekon Balak Kecamatan Wonosobo Kabupaten Tanggamus dinihari tadi, Selasa (22/10/19).

Tidak ada kerugian jiwa dalam peristiwa itu, namun akibat kebakaran, dua rumah warga berikut isinya ludes terbakar dengan kerugian senilai Rp. 600 juta.

Adapun barang terbakar meliputi peralatan rumah tangga, baju baju, lemari, elektronik maupun surat surat berharga seperti sertifikat rumah ataupun ijazah.

Kapolsek Wonosobo Polres Tanggamus Iptu Amin Rusbahadi, S.Sos. MM mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 03.00 Wib.

“Kebakaran menimpa rumah Bunyamin (60) dan Azroni (44) di Pekon Pekon Balak Kecamatan Wonosobo,” kata Iptu Amin dalam keteranganya mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, SIK. MM, Selasa (22/10) siang.

Iptu Amin menjelaskan, peristiwa kebakaran awalnya diketahui oleh korban Azroni yang mendengar suara membeltak. Kemudian ia mengontrol ke dapur rumah dan samping kanan rumah tidak ada apa-apa.

Karena penasaran, Azroni melihat keluar, kesamping kiri rumah dan melihat rumah Bunyamin atap rumah sudah terbakar oleh api sangat besar sehingga meminta pertolongan warga.

“Rumah kedua korban jaraknya berdekatan, ketika korban Azroni mendegar suara itu, lantas memeriksa ternyata atap rumah milik Bunyamin sudah terbakar,” jelasnya.

Lanjutnya, masyarakat sekitar berusaha membantu memadamkan api di rumah Bunyamin dengan air dan peralatan seadanya, namun api semakin membesar sehingga menyambar rumah Aszoni. Namun di karenakan rumah panggung terbuat dari kayu sehingga api cepat membesar.

“Pemadaman kebakaran juga dilaksanakan oleh mobil Damkar yang datang ke lokasi, sehingga sekitar pukul 05.30 Wib api dapat dipadamkan,” ujarnya.

Iptu Amin menegaskan, berdasarkan pemeriksaan TKP dan keterangan saksi-saksi, kebakaran rumah Bunyamin dan Asroni yang terjadi sementara di prediksi akibat adanya konsleting listrik.

“Dugaan sementara, api muncul dari korsleting listrik dari rumah korban Bunyamin,” tegasnya.

Ditambahkannya, atas peristiwa tersebut pihaknya juga telah berkoordinasi dengan unsur pimpinan kecamatan guna penanganan lanjutan. “Atas peristiwa tersebut sudah kami koordinasikan dengan Dinsos, BPBD, Camat, Koramil dan Kepala Pekon guna penanganan lanjutnya,” pungkasnya.

 

 

Reporter : Deni Andestia

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *