Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar lakukan IST terhadap Bidan Desa

by -55 views

MITRAPOL.com, Aceh Timur – Stunting adalah hasil dari berbagai faktor yang terjadi di masa lalu. Misalnya asupan gizi yang buruk, berkali-kali terserang penyakit infeksi, serta berat badan lahir rendah (BBLR).

Kondisi tidak tercukupinya asupan gizi anak ini biasanya tidak hanya terjadi setelah ia lahir saja. Melainkan bisa dimulai sejak ia masih di dalam kandungan. WHO sebagai Badan Kesehatan Dunia, menyatakan bahwa sekitar 20 persen kejadian stunting sudah terjadi saat bayi masih berada didalam kandungan.

Tenaga Ahli Pelayanan Sosial Dasar (TA.PSD) P3MD PID Aceh Timur melakukan In Servic Training (IST) terhadap Bidan Desa (Bides) dan Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kecamatan Simpang Ulim yang difasilitasi oleh TPID, PD dan PLD, tindak-lanjut pasca Pelatihan KPM menuju Rembuk Stunting.

Yusmiadi sapaan akrab Abu Yus mengatakan, hasil pendataan dari KPM yang bertajuk Form 4 Scorkad Konvergensi Stunting menjadi salah satu syarat tambahan bagi Gampong untuk kelengkapan administrasi pengajuan Dana Desa tahap ke 3 tahun 2019 ujarnya. Senin (21/10/2019).

Sambungnya, oleh karena itu Tenaga Ahli PSD P3MD PID Aceh Timur bersama dengan Tim dari Dinas Kesehatan Aceh Timur terus bergerilya untuk membimbing KPM dan Bides terkait pendataan sasaran 1000 HPK baik terhadap Bumil, anak 0 – 23 bulan maupun anak 2 – 6 tahun ucapnya.

Lanjutnya, Permendes Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Prioritas Dana Desa, tahun 2020 diharapkan agar Gampong di Aceh lebih besar dianggarkan untuk pelayanan sosial dasar, dalam hal ini bidang kesehatan untuk pencegahan Stunting, tutupnya.

 

 

Reporter : Zul Aceh

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *