Sampai korban melahirkan, tersangka pelaku rudapaksa tidak ditindaklanjuti

by -84 views

MITRAPOL.com, Tubaba – Laporan Kasus dugaan pelecehan, pemerkosaan dengan pemaksaan oleh tersangka Ry (18), sampai korban IY (19) melahirkan tidak ada tindaklanjutnya, keluarga korban minta Kapolda Lampung mengevaluasi kinerja jajaran Polres Tulangbawang.

Hal ini diungkapkan Korban IY (19) bersama ayah kandungnya Wgr (44) warga Kelurahan Daya Murni, Lingkungan 5 Spontan, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) saat dijumpai di kediamannya, Jumat (11/10/2019).

Diceritakan korban. Awal perkenalannya terhadap terduga pelaku Ry (18) Warga Tumijajar, itu bermulai dari media sosial pada tahun 2017 lalu. Setelah itu, berkelanjutan hingga terduga pelaku bertandang kali pertama di kediaman korban IY sekitar bulan Maret, dan berlanjut pada April hingga November 2018 lalu, paparnya.

“Pertama kejadiannya di rumah ini bulan Maret 2018. Sebelumnya kami memang tidak ada hubungan, sebatas teman saja. Namun saat itu dia memaksa saya, karena saya tidak mau, kemudian didorong hingga tidur terlentang dan pelaku melepas celana jeans berikut celana dalam saya hingga melorot sebelah kaki, dan pelaku langsung melampiaskan nafsu bejatnya,” kata IY, kepada sejumlah awak media seraya meneteskan air mata atas aib yang menimpa dirinya dan keluarga besar.

Sambil terbata-bata menahan isak tangis, IY menceritakan saat kejadian ibu kandungnya sudah tidur di kamar, karena kejadiannya sudah larut malam sekitar pukul 21.30 Wib. Kejadiannya di ruang tamu. Sudah 3 kali dilakukannya, yang pertama di bulan Maret, yang kedua di April dan terakhir November tahun 2018. .

Korban mengetahui bahwa dirinya hamil sekitar bulan Januari. Setelah itu, korban tidak dapat menghubungi pelaku, semua sosial media telah di blokir pelaku. “Karena tidak mau bertanggung jawab, saya didampingi ayah, dan kakak ipar saya melaporkan pelaku di Polsek Tumijajar pada Agustus 2019 kemarin, kemudian diarahkan agar langsung ke Polres Tulangbawang (Tuba). Keesokan harinya kami juga langsung mendatangi Polres Tuba untuk melaporkan kejadian ini. Dan saya ada surat tanda bukti lapor dari Polres dengan No Laporan LP/B-205/VIII/2019/ Polda Lampung/Res Tuba tanggal 30 Agustus 2019, dua bulan yang lalu, namun hingga kini pelaku masih bebas melenggang kangkung seperti tidak ada persoalan.Terannya

Diceritakan, pada Agustus 2019 lalu sempat terjadi pertemuan keluarga korban dan pelaku Ry di kediaman kakak ipar korban. “Saat itu dihadapan keluarga saya, juga Pak Mr Ketua RK dan anggota Polisi atas nama Jefri anggota Polsek Tumijajar, pelaku sudah mengaku bahwa memang benar dia telah melakukan perbuatan itu dengan saya. Untuk itu, saya berharap kepada pihak Kapolda Lampung dapat memberikan teguran kepada kepolisian baik Polsek Tumijajar dan Polres Tuba agar dapat memberikan keadilan kepada saya, dan pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku. Karena masa depan dan keluarga saya sudah hancur di khalayak umum. Apalagi, laporan kami sudah dua bulan lamanya di pihak berwajib, tuturnya.

Sementara itu, ayah korban Wgr (44) juga membenarkan atas aib yang menimpa putri keduanya dari tiga bersaudara itu. Saat itu, dirinya juga sudah melaporkan ke LPA, kemudian ke Polsek Tumijajar pada Agustus 2019 lalu.

“Kemudian hari Jumat saya langsung ke Polres, dan pihak Polres langsung menanggapi kami dengan baik, juga bertanya tentang masalah ini. Saya berharap, pelaku itu harus bertanggung jawab apa yang dilakukannya dengan anak saya ini di hadapan hukum dan segera di proses,” harapnya

Hal senada dibenarkan oleh Mr, Ketua RK 5, Kelurahan Daya Murni, saat dihubungi wartawan Mitrapol via telepon seluler mengatakan bahwa benar kejadian yang menimpa korban sudah dilaporkan ke Polsek dan Polres Tulangbawang (Tuba) pada Agustus yang lalu, namun hingga kini belum ada tindak lanjut dari laporan kami,” paparnya

 

 

Reporter : Dan

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *