Alumni SMADA 1998 Nahkodai KNPI Wajo

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Wajo – DPD KNPI Wajo telah melaksanakan Musda pada tanggal 06 – 07 Agustus 2019 dan menetapkan Supardi sebagai Ketua. Asrianto sebagai Sekretaris dan Zia Ul Haq sebagai Bendahara.

Formatur kemudian menyusun komposisi pengurus untuk periode 2019-2022 terdiri dari 10 orang Wakil Ketua, 10 orang Wakil Sekretaris dan 5 orang Bendahara, serta 5 orang tiap Komisi.

Sebelum pelantikan, berbagai agenda telah dilaksanakan oleh DPD KNPI Wajo dengan pola kemitraan antara lain Kegiatan Donor Darah pada tanggal 2 September 2019 kemudian menghadiri Dialog kebangsaan oleh Aliansi Mahasiswa Indonesia Wajo Bersatu (AMIWB) sekaligus membacakan pernyataan sikap terkait persoalan Papua.

Kemudian menggelar diskusi Perempuan Dalam Aksara kerjasama dengan Uniprima dimana salah satu pengurus KNPI jadi narasumber. Ikut berpartisipasi pada kegiatan World Day Cleaning. Mendukung kegiatan World Cleaning UP Day pada tanggal 21 September 2019.

Selain itu, pada tanggal 09 Oktober 2019 ikut berpartisipasi aktif pada saat verifikasi Kabupaten/Kota layak pemuda yang dilaksanakan oleh Kemenpora.

Hal menarik lainnya adalah adanya keinginan dari Bupati Wajo agar pelaksanaan pelantikan bersamaan dengan hari Sumpah Pemuda dan Bupati menginginkan agar pelaksanaan hari Sumpah Pemuda berbeda dengan tahun sebelumnya dan meminta agar KNPI berkoordinasi dengan Dispora Wajo.

Menindaklanjuti niat baik pemerintah Kab. Wajo, maka serangkaian rapat dilaksanakan oleh KNPI Wajo antara lain rapat pengurus yang dilaksanakan pada tanggal 11 September 2019 di Cafe and Coffe 72 yang menghasilkan beberapa keputusan seperti,
1. Pembentukan panitia pelantikan yang diketuai oleh Suleman
2. Kordinator pelaksanaan sumpah pemuda yakni Muh. Yunus
3. Ketua panitia raker yaitu Edy Mulyawan

Pelaksanaan sumpah pemuda 28 oktober 2019 dilaksanakan di halaman kantor Bupati berbeda dengan tahun sebelumnya diantaranya ada parade pakaian adat se-Nusantara, peserta upacara mengenakan pakaian adat, pemimpin upacara berpakaian adat, pembaca doa berpakaian adat serta pembacaan ikrar dari knpi diapit oleh 16 orang berpakaian adat serta properti peta nusantara, sementara pengibar bendera dari Purna Paskibraka Indonesia, kelompok korps musik (korsik) dan kelompok oubade.

Setelah pelaksanaan upacara, dilanjutkan dengan pelantikan dan orientasi pengurus.

 

 

Reporter : Andhy

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *