Ada Gadis muda nan cantik dalam kasus yang menjerat oknum Anggota Dewan Aceh Timur

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Timur – Diamankannya oknum anggota DPRK Aceh Timur berinisial SAG, oleh Opsnal Satres Polres Aceh Timur, Rabu (23/10), memunculkan berbagai spekulasi.

Kasus tersebut telah menggelinding seperti bola salju tampa lapangan, hal tersebut disebabkan oleh pihak Polres Aceh Timur yang belum mengumumkan secara resmi ke publik hasil dari penyelidikan terhadap SAG.

Ketua DPD PKS Aceh Timur, Tgk Mustafa Menceritakan kronologisnya kepada sejumlah awak media di sebuah cafee Kuta raja Simpang Ulim, Rabu (30/10).

Tgk Mustafa MY Tiba, sapaan akrab Abu Panglima, menceritakan secara blak-blakan dengan diawali acara rapat partai hari Senin, (21/10) di kantor PKS di Jalan Nasional Medan-Banda Aceh Gampong Seuneubok Meuku Kecamatan Idi Timur.

Lebih kurang pada pukul 14.00 Wib, datang SAG, Nawawi dan seorang gadis muda nan cantik turun dalam mobil SAG jenis toyota rush nopol BL 1527 AA.

Setelah hadir beberapa pengurus teras partai, kami langsung memulai rapat internal partai, namun sebelum di mulai rapat, Abu Panglima meminta perempuan tersebut untuk pindah ke tempat lain, karena ini rapat internal partai.

Sebelumnya Abu Panglima sempat menanyakan siapa perempuan tersebut kepada SAG, di jawab SAG, “perempuan itu, pendamping komisi, dia menyebut namanya Siti.”

“Saya heran juga, kenapa sudah ada pendamping komisi, sedangkan komisi saja belum terbentuk” (Alah hom cetusnya)

Selesai waktu Ashar saat rapat masih berlangsung, datang istri saya, mengajak untuk menjemput anak di sekolah di Gampong Aceh Idi Rayeuk,

Istri saya meminta pinjam mobil sama SAG, sebentar untuk menjemput anak saya, saya berangkat bersama istri, namun sebelum berangkat saya minta SAG, untuk memberitahukan kepada perempuan tersebut agar turun dari mobil, karena perempuan tersebut selama kami rapat duduk dalam mobil.

Setelah perempuam Itu turun, saya bersama istri berangkat ke Idi, menjemput anak, setelah itu kami singgah sebentar di Pajak, istri saya berbelanja, sesudah belanja kami berangkat dan berhenti sebentar lagi di depan polsek Idi Rayeuk, untuk membeli gorengan.

Kamudian kami langsung balik ke rumah atau kantor PKS, jadi saya pinjam mobil milik SAG lebih kurang selama 30 menit. Setiba kami di rumah tak berapa lama rapat telah selesai, jadi mereka langsung pulang ke tempat masing-masing.

Saya baru mengetahui kejadian tersebut kamis pagi sekitar jam 9, saat di telpon salah seorang wartawan menanyakan perihal ditangkapnya SAG, saya tanya balik kapan dan dimana, karena saya tidak tahu ujar Abu Panglima kepada awak media

Kemudian saya menghubungi SAG, Hp nya tidak aktif, saya hubungi Iskandar tidak di angkat kemudian saya telpon anak nya Akbar, saya tanyakan kepada ak ayah dimana, dia menjawab ini saya SAG tgk, saya langsung bertanya, apa benar kamu ditangkap dan sekarang di mana,”Iya saya kemarin ditangkap dan diperiksa sekarang saya di rumah, jawab SAG singkat dan menutup pembicaraannya.”

Beberapa saat kemudian setelah saya telpon kemudian saya WA SAG untuk pindah dulu sementara, menghindari dari wartawan biar masalah ini tidak viral, saya pikir Sag bukan di polres, tapi di rumah sesuai dengan iya katakan cerita Abu Panglima

Kemudian hari Kamis, (24/10) saya WA lagi SAG, menanyakan kabar terbaru, bagaimana kondisi nya apa sudah aman, SAG membalasan “sudah aman” kalau sudah aman berarti tidak ada masalah lagi, ujar Ketua PKS.

Kejadian ditangkapnya SAG, dengan pinjaman mobil, berselang waktu 42 jam, dalam rentan waktu tersebut semua bisa saja terjadi, tapi kenapa dituduh saya yang merekayasa atau menjebak kader terbaik saya sendiri.

Tudingan Muslim Agani abang kandung SAG, terhadap diri saya tak beralasan, dia pembohong, bila dalam batas waktu(dead line) yang telah saya berikan sejak kemarin, tidak menyampaikan permohonan maaf dan mencabut pernyataan nya, besok Kamis (31/10) akan kami laporkan Kepolres Aceh Timur, tutup Abu Panglima dengan nada tegas.

 

 

Reporter. : Zul Aceh

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *