Dugaan korupsi, Polres Mimika selidiki Dua OPD Pemkab Mimika

by -38 views
Kapolres Mimika, AKBP. Agung Marlianto, S.Ik. MH

MITRAPOL.com, Timika – Kepolisian Resort (Polres) Mimika melalui penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) yang tergabung dalam Satuan Reserse sedang menyelidiki dugaan dua kasus korupsi pada dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di ruang lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua, disamping itu pengembangan dari dugaan kasus korupsi pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, telah dilengkapi dan diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari, Papua.

Kapolres Mimika, AKBP. Agung Marlianto, S.Ik. MH kepada awak media di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (5/11) menyatakan,.

“Saat ini berkas kasus tipidkor (dugaan kasus korupsi pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika), sudah ada di tangan jaksa (JPU), sudah tiga kali kita (polisi) lengkapi untuk segera dilakukan penyerahan barang bukti serta tersangkanya”. Beber AKBP. Agung.

Selain itu, Kapolres Marlianto menambhakan Polres Mimika saat ini tengah menyelidiki dua kasus dugaan tindak pidana korupsi pada dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Mimika.

“Kemudian kita (polisi) saat ini ada dua kasus yang sedang dalam lidik, kedua kasus tersebut berada di dua dinas (temuan baru).”

Namun Kapolres belum mau menyebut secara detail dua kasus tersebut karena masih dalam pendalaman.

“Rekan-rekan mohon bersabar, nanti kalau sudah P-21 (berkas dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum), maka akan kami (polisi) sampaikan lebih lanjut,” pintanya.

Kapolres Mimika memastikan kedua dinas yang tengah diselidiki terkait tindak pidana korupsi tersebut berada di lingkup Pemkab Mimika dengan kerugian berkisar dua puluh miliar rupiah.

“Untuk kerugian dari dua dinas yang masih diselidiki terhadap dugaan kasus korupsi, totalnya Rp20 miliar,” beber Kapolres Marlianto.

Sebelumnya, Polres Mimika mengungkap kasus korupsi terkait kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) proyek fisik dan non-fisik 2017 pada Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika, Papua dan telah dilimpahkan ke Kejari Mimika, Papua dengan penganggaran berkisar Rp. 2 miliar.

Terkait kasus tersbut, Satuan Reserse Polres Mimika telah menetapkan tiga orang tersangka, yakni “SM” selaku Kepala Bappeda saat itu, “MM” sebagai bendahara kegiatan dan “YE” sebagai pejabat pembuat komitmen/PPK.

Anggaran tersebut direncanakan untuk kegiatan Monev pada 18 Distrik di Kabupaten Mimika, Papua namun dalam realisasinya hanya dilakukan di satu distrik dalam kota yakni Distrik Mimika Baru.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Papua ditemukan kerugian berkisar Rp1,6 miliar.

 

 

Reporter: AQM

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *