Kasus Mursyidah, Haji Uma akan surati Kapolda Aceh

by -44 views

MITRAPOL.com, Lhokseumawe – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe memutuskaan sidang perkara Mursyidah warga Desa Menasah Mesjid Cunda Lhokseumawe dengan hukuman masa percobaan selama 6 bulan. Selasa (5/11).

Dalam sidang perkara yang dipimpin oleh majelis hakim Pengadilan Negeri lhokseumawe yaitu Mukhtar, Jamaluddin dan Mukhtari, para Hakim ini telah memberikan keringanan hukum terhadap terdakwa Mursyidah atas dakwaan kasus pengrusakan pangkalan gas tahun 2018 lalu.

Senator Aceh untuk DPD RI, Haji Sudirman alias Haji Uma hadir dalam persidangan tersebut, Haji uma merasa kecewa atas keputusan hakim untuk Mursyidah, karena menurut dia sangat menyesalkan atas sikap pemilik pangkalan gas elpiji tersebut dalam masalah hal sepele kenapa mesti langsung melaporkan kepihak hukum hingga sampai ke Pengadilan Lhokseumawe, kenapa tidak adanya toleransi penyelesaian perkara itu dengan musyawarah yang terbaik ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyurati Kapolda Aceh untuk memproses kembali kasus ini terhadap pemilik pangkalan gas elpiji itu keranah hukum sesuai barang bukti yang ada di kepolisian, upaya itu ditempuh supaya apa yang telah dilakukan terhadap kasus penimbunan gas ituk tidak semena0mena bisa dilakukan oleh sebuah pangkalan manapun selama ini jelasnya.

Dalam sidang perkara kasus Mursyidah atas dakwaan pengrusakan pangkalan gas elpiji ukuran 3 kg tahun 2018 lalu dengan hukuman masa percobaan selama 6 bulan hari ini, turut diwarnai juga unjuk rasa dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Lhokseumawe di depan Pengadilan Negeri setempat dijaga ketat oleh pihak kepolisian Polres Lhokseumawe

Muhammad Fadli selaku koodinator lapangan dari Organisasi mahasiswa (Ormawa) Fakultas Hukum Universitas Malikussaleh Lhokseumawe mengatakan, para mahasiswa meminta kepada pihak kejaksaan dan penyidik Polres Lhokseumawe untuk menuntaskan kasus penimbunan Gas yang dilakukan oleh pangkalan Gas elpiji gampong mesjid cunda yang sudah menjerat saudara Mursyidah selama ini harus sesegera mungkin ucapnya

Lanjutnya, karana menurut dia kesalahan yang telah dilakukan oleh pangkalan tersebut memang terbukti bersalah dengan adanya barang bukti dan para saksi-saksi yang ada, dan apabila kasus ini tidak segera diproses secepat nya, maka kami dari pihak Mahasiswa akan melakukan demo secara besar besaran untuk kasus penimbunan gas elpiji ini ke kantor Polres dan Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe tutupnya

 

 

Reporter : Zul Aceh

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *