Hindari sengketa kepemilikan, Hapakat pasang patok pembatas lahan

by -65 views

MITRAPOL.com, Palangkaraya – Lahan dengan luasan 528 hektar milik kelompok tani karet rakyat “Hapakat” yang terletak di Jalan Karanggan ujung, Kecamatan Sebangau Kota Palangka Raya, Rabu (7/11) di pasang patok pembatas oleh pengurus kelompok tani tersebut yang disaksikan langsung oleh perwakilan dari Kantor Kecamatan.

Tujuan pemasangan patok untuk menghindari sengketa lahan yang saat ini kerap kali terjadi di Kota Palangka Raya, hal tersebut diungkapkan Aspandi yang merupakan salah satu pengurus kelompok tani.

“Pemasangan patok ini supaya kita semua tahu batas-batas tanah milik kelompok tani dan tanah milik orang lain, sehingga tidak ada istilah klaim-klaim atas hak tanah, dan tidak terjadi sengketa”, ungkap Aspandi, Rabu (7/11).

Lebih lanjut Aspandi menuturkan keberadaan kelompok tani karet rakyat hapakat ini sudah lama berdiri. “Bahkan surat garapan yang kami pegang ini keluaran tahun 1985, hal ini membuktikan bahwa kelompok tani karet rakyat Hapakat sudah lama ada”, tuturnya.

Perlu diketahui bahwa kelompok tani karet rakyat Hapakat ini anggotanya terdiri dari dua kelurahan yakni, masyarakat Kelurahan Bereng Bengkel dan masyarakat Kelurahan Kameloh Baru. Dan lokasi garapan masuk wilayah administratif Kelurahan Kalampangan.

“Awal sejarahnya, lokasi ini masuk administrasi Kelurahan Bereng Bengkel, namun sekarang masuk wilayah Kelurahan Kalampangan, hal tersebut diperkuat dengan surat keterangan yang ditandatangani oleh kedua lurah tersebut yang jadi pegangan kelompok tani,” jelas Aspandi.

Sementara itu, Plt Camat Sebangau Teguh Margono mendukung penuh kelompok tani karet rakyat Hapakat atas pematokan lahannya asal sudah sesuai dengan bukti-bukti kepemilikan yang sah.

” Pada prinsipnya kami mendukung pematokan lahan kelompok tani Hapakat selama mereka memiliki bukti-bukti kepemilikan yang sah dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ungkap Teguh Margono melalui pesan Whatshapps.

Teguh juga berharap agar masyarakat di Kecamatan Sebangau meminimalisir sengketa tanah dengan cara melengkapi bukti kepemilikan yang sah sesuai aturan yang berlaku.

“Pematokan ini agar diketahui batas-batas kepemilikan lahan dengan dibuktikan dokumen sah dari instansi berwenang, sehingga kedepannya tidak ada permasalahn seperti tumpang tindih dan sengketa lahan,” demikian Teguh Margono.

Berdasarkan pantauan dari Mitrapol.com dalam kegiatan pematokan tersebut, kelompok tani Hapakat juga mengundang Kapolsek Sebangau, Lurah Bereng Bengkel, Lurah Kalampangan, Mantir Adat, namun tidak dapat hadir dikarenakan kesibukannya.

“Tidak jadi masalah yang lain tidak hadir dalam pematokan ini, karena dari kecamatan juga sudah hadir dan diwakili oleh pak Daryatmo, sehingga bisa menyaksikan langsung kegiatan pematokan lahan ini,” tutup Aspandi.

 

 

Reporter : Tedy

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *