Pasok sabu 6 kg, Warga Malaysia dituntut 18 tahun penjara

by -9 views

MITRAPOL.com, Medan – Sindikat narkoba internasional, asal Malaysia jadi terdakwa pemasok narkotika Golongan I jenis sabu seberat 6 kg via laut dengan menggunakan speedboat,  Rabu (6/11/2019) dituntut bervariasi di ruang sidang Cakra 5 PN Medan.

Terdakwa Yeap Bee Lun (55), warga Jalan Pantai, Kuala Kurau Perak, Malaysia dituntut pidana 18 tahun penjara. Sedangkan rekannya Ong Choo Pen  ( penuntutan terpisah) dituntut 17 tahun penjara.

Jaksa pengganti  Randi Tambunan dalam tuntutannya menyebutkan, fakta-fakta terungkap di persidangan, terdakwa telah terbukti melanggar Pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain itu,  terdakwa Yeap Bee Lun juga dituntut membayar denda Rp2 miliar subsidair satu tahun kurungan. Sedangkan terdakwa Ong Choo , dituntut membayar denda Rp1 miliar subsidair 6 bulan kurungan.

Menurut jaksa, hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak sejalan dengan program pemerintah dalam memberantas narkotika dan perbuatan terdakwa meresahkan. Hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dan menyesali perbuatannya.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim diketuai Jarihat Simarmata memberikan kesempatan kepada penasihat hukum terdakwa untuk menyampaikan nota pembelaan (pledoi) pekan depan.

Sesuai dakwaan, JPU Dwi Meily Nova disebutkan,  Senin malam (1/7/2019) sekira pukul 23.00 WIB terdakwa Yeap Bee Lun dan Ong Choo Pen diamankan petugas BNN Provinsi Sumut dan Kanwil Bea Cukai Sumut di perairan Utara Gosong Sibunga-bunga, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara.

BNN bekerjasama dengan petugas Bea Cukai melakukan pengembangan atas informasi yang diperoleh dari masyarakat ada pengantaran sabu lewat laut.

Malam itu speedboat yang ditumpangi kedua terdakwa diberhentikan. Hasil penggeledahan, ditemukan 6 kantongan plastik berisi kristal putih diduga sabu.

Saat diinterogasi, terdakwa Yeap Bee Lun mengaku disuruh seseorang bernama Atan (DPO), juga warga negara Malaysia lewat sambungan ponsel untuk mengantarkan sabu ke Indonesia melalui jalur laut. Yeap Bee Lun mendapatkan upah 10.000 Ringgit Malaysia.

Bila dirupiahkan, terdakwa menerima upah sebesar Rp34juta. Yeap Bee memberikan Ong Choo 2.000 Ringgit sebagai upah karena mau menemaninya.

 

 

Reporter : Zul

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *