Selewengkan Dana Desa 747 juta, Kades Tanah Bersih didakwa korupsi

by -69 views

MITRAPOL.com, Medan -Merugikan negara sebesar Rp747.527.777, Darma Suardi, Kepala Desa (Kades) Tanah Besih, Kec. Tebing Syahbandar, Kab. Serdangbedagai didakwa di PN Medan, Kamis (7/11), melakukan tindak pidana korupsi penggunaan anggaran dana desa tahun 2017.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Erwin Silaban mengatakan, terdakwa bersama Muhammad Noor ( bendahara desa )
telah melakukan pencairan dan menggunakan anggaran dana desa tanpa melibatkan tim pelaksana kegiatan (TPK).

Terdakwa Darma Suardi dan Muhammad Noor  tidak pernah melibatkan sekretaris desa dalam  verifikasi  pengajuan surat permintaan pembayaran (SPP) pengelolaan dana Desa Tanah Besih sebesar Rp1.055.798.863, ungkapkan  jaksa.

Disebutkan , terdakwa menggunakan anggaran dana desa untuk  kegiatan peningkatan jalan, belanja yang tidak dilengkapi bukti serta belanja fiktif, sebagai kegiatan  penyaluran dana desa.

“Berdasarkan hasil laporan penghitungan kerugian keuangan negara sebesar Rp747.527.777. Uang tersebut digunakan terdakwa bukan untuk keperluan desa melainkan untuk kepentingan pribadi,” jelasnya.

Rincian berapa uang yang dinikmati masing-masing kedua terdakwa, belum diketahui. Kedua terdakwa juga belum mengembalikan kerugian keuangan negara.

Lebih rinci disebutkan, penggunaan dana desa diantaranya, penyaluran bantuan dana kegiatan Nomor 58/DDS/2017 dari Pemerintah Desa Tanah Besih kepada Bumdes TEGAR sebesar Rp382.000.000.

Uniknya, bantuan tersebut tidak pernah diberikan kepada Bumdes TEGAR. Nyatanya, kwitansi dan Berita Acara Serah Terima (BAST) pemberian bantuan, dibuat dan ditandatangani serta distempel sendiri oleh terdakwa Darma Suardi.

Disebutkan pula dalam dakwaan, tidak dilaksanakan Kegiatan Peningkatan Jalan dengan Lapisan Penetrasi Makadam dengan volume 450 x 3 meter dari Dusun IV sampai dengan Dusun III, nilai Rp235.498.503.

Selanjutnya, terdapat belanja yang tidak dilengkapi dengan bukti pertanggungjawaban (SPJ), yang seluruhnya sebesar Rp130.029.274.
Usai membacakan dakwaan, majelis hakim yang diketuai Azwardi Idris, menunda persidangan hingga pekan depan.

 

 

Reporter : Zul

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *