Reses pertama anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Kaltara – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang juga sekaligus sebagai Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Nasir ketua kembali ke Dapilnya untuk melakukan reses pertama tahun 2019. Minggu (10/11).

Reses yangn berlangsung di Gedung Ali Akbar, Jl. Fatahillah Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kaliman Utara ini dihadiri seluru Anggota DPRD Kabupaten Nunukan dari PKS yakni Adama, Anfi Krislina, Angreani dan Wakil Ketua DPRD Kab. Nunukan Burhanuddinn serta ratusan simpatisan dan masyarakat nunukan.

Dalam kesempatan ini M Nasir menyampaikan bahwa beberapa hal yang bisa dilakukan kalau ingin mendapatkan beasiswa, yang pertama mencari peluang yang kemudian pulang itu disampaikan kepada masyarakat yang kedua adalah ini terkait masalah komunikasi.

Terkadang banyak peluang yang ada di pemerintah baik di Kabupaten maupun Provinsi, kemudian yang menyampaikan ke masyarakat ini tidak ada, ketika ada pelulang, pelulang itu kemudian kami tangkap, lalu kemudian kita sampaikan ke masyarakat lewat kader-kader Dewan Pengurus, Dewan Anggota dan sebagainya.

Sebagai contoh, bea siswa kuliah gratis ke UTS di NTB yang sudah berjalan 4 tahun, PKS menerima antara 70 sampai 100 orang dan untuk tahun ini tahun depan Insya Allah kita buka lagi pendaftaran sampai bulan 3 adalah 100 orang dan ini Alhamdulillah ada.

Kalau ada anak bapak /ibu tidak mampu melanjutkan pendidikan bisa kuliah Tahun 2019 untuk Kaltara sebanyak 75 -100 orang, yang dibiayai oleh PKS, mulai dari tranportasi, uang kuliah bahkan uang belanja sebesar Rp 500/bulan /siswa. Untuk tahun 2019 sebanyak 100 orang, semua akan kita jamin dengan tujuan membantu orang yang tidak mampu.

Lanjut M. Nasir, ini adalah sebuah kenikmatan kita kalau kita mampu mengakomodasi kepentingan masyarakat. Bahwa ada perubahan aturan Undang-Undang tentang masalah Pilkada, ini terkait masalah pencalonan yaitu para Politisi termasuk dari dari PKS, ketika misalnya harus maju sebagai calon dan anggota DPRD maupun Buipati atau Gubernur tidak harus mundur.

Tentunya ini adalah pulang Kami sebagai anggota DPRD untuk bisa mendaftarkan atau mencalonkan, tapi nanti kita lihat perkembangan terakhir, karena biar bagaimanapun PKS saat ini kami belum bisa mengusung pasangan ya harus masih berproduksi dengan lainnya.

Kita harus melihat pasangannya dan PKS tidak langsung memvonis ini pasangannya, tetapi PKS akan melakukan survei lebih dahulu di masyarakat, hasil suvei itu kita bahas bersama-sama kader dan anggota, baru disaring melalui Tim penyaringan, pungkas M. Nasir.

 

 

Reporter : Yusuf. P

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *