PT. Trianggle Pase,Inc tanggapi permintaan masyarakat Desa Sijudo

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Aceh Utara – Masyarakat Leubok Pusaka Kecamatan Langkahan Kab Aceh Utara dan masyarakat Desa Sijudo Kecamatan Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur yang meminta tanggung jawab PT Trianggle Pase.Inc yang menyebabkan jalan lintas utama antar desa rusak parah.

Menanggapi tuntutan warga tersebut PT. Triangle Pase,Inc melalui kepala Humas, H. Razali didampingi Stafnya Jailani memberikan tanggapan kepada sejumlah awak media di D’Royal Cofee Lhokseumawe.

H. Razali mengungkapkan, pihaknya setiap tahun membangun jalan tersebut, bahkan jalan tersebut baru kita bangun pada bulan februari tahun 2019, sepanjang 24 km tuturnya.

Lebih lanjut Razali mengatakan, pihaknya tidak memiliki kemampuan untuk memenuhi semua tuntutan masyarakat, karena semua pembangunan harus kami koordinasikan dengan pihak PEMA dan BPMA, tanpa persetujuan pihak terkait kami tidak bisa berbuat apa apa, apalagi pihaknya selama ini hanya menggunakan mobil doble cabin milik perusahaan, tidak menggunakan kendaraan angkutan barang apalagi angkutan berat ucapnya,

Lanjutnya lagi, kapasitas produksi gas selama ini tidak mencapai target, perusahaan rugi, sejak beroperasi hanya 3 (tiga) sumur bekas Exxon Mobil yang di ekploitasi di Desa Sijudo, tahun 2020 baru kami berencana membuka sumur baru, beber Razali

Sebenarnya selama Ini kita telah banyak membantu masyarakat setempat melalui dana CSR, walaupun masyarakat mengklaim itu biaya penjagaan yang kami bayar, tapi pada dasarnya itu adalah dana CSR, ujar Razali

Sekarang kami sedang menunggu proses kontrak pelaksanaan pembangunan selesai, untuk rencana penurunan bukit Sijuk dan antisipasi longsor sesuai permintaan masyarakat, karena bukit tersebut terlalu tinggi, sering menyebab kendraan tersangkut, karena tidak bisa mendaki, bahkan sudah beberapa kali mobil terbalik, jelas Humas.

Sementara Keuchik Sijudo, Alamsyah, saat dijumpai awak media disebuah cafe mengatakan, saya minta keseriusan pihak PT, Triangle Pase untuk membangun jalan sepanjang 7 km dari simpang RGM ke Dusun Sijuk. Karena yang mereka bangun bulan Februari kemarin sepanjang 24 km tidak sampai ke dusun Sijuk, ucap keuchik Alamsyah

Jalan yang dibangun selama ini tidak menyentuh kepentingan masyarakat, makanya saya minta kepada pihak Trianggle untuk membangunnya, jangan hanya hasil bumi di desa kami yang mereka kuras, sedangkan kepedulian mereka tidak ada, jika perusahaan merasa Rugi, kenapa mereka melanjutkan pekerjaan, tutup Alamsyah dengan nada kesal.

 

 

Reporter. : Zul Aceh

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *