Video mesum pejabat amoral diduga Bupati Simeulue, menunggu putusan Mahkamah Agung

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Simeulue – Kasus amoral atau mesum yang melibatkan Bupati Simeulue, Erli Hasim dengan seorang perempuan diduga bukan istrinya berinisial O dalam video berdurasi 1 menit 38 detik, hanya tinggal menunggu putusan dari Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia.

Putusan dari MA merupakan kepastian hukum yang mutlak terhadap pemakzulan (impeachment) Bupati Simeulue sebagai kekuatan hukum dari pendapat hukum DPRK Simeulue yang telah diparipurnakan tanggal 1 Agustus 2019 lalu.

Pendapat hukum DPRK Simeulue yang disampaikan kepada MA telah terdaftar dalam perkara di MA dengan nomor register 1 P.KHS/2019 akan diputuskan oleh MA dalam pekan ini yang telah didahuli uji pendapat di MA.

Menunggu putusan tersebut, maka diminta kepada masyarakat Simeulue untuk berdo’a agar hasil putusan MA nantinya akan memihak kepada yang benar. Hal ini disampaikan Irawan Rudiono, mantan Ketua Pansus DPRK Simeulue.

“Semua proses hukum, kita hargai. baik laporan DPRK Simeulue di MA, laporan Bupati Simeulue di PTUN, apapun hasilnya nanti, warga Simeulue harus menghargai itu, dan kita harap kepada warga agar bersabar dan berdo’a menunggu putusan itu, semoga putusan MA memihak yang benar dan yang terbaik untuk Simeulue tercinta,” harap Irawan Rudiono yang disampaikan kepada Media Mitrapol, Kamis (7/11).

Hal senada juga disampaikan Ihya Ulumuddin, merupakan salah seorang anggota DPRK Simeulue. Katanya, hasil paripurna DPRK Simeulue tentang perbuatan amoral Bupati, telah di sampaikan kepada MA untuk mendapat kekuatan hukum melalui proses peradilan dan uji pendapat.

“Alhamdulillah, pendapat hukum kita telah diterima oleh MA, berdasarkan bukti-bukti yang ada, secara jelas Bupati Simeulue telah melanggar Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah. Semoga putusan MA dapat memihak kepada rakyat Simeulue dan memihak yang benar,” ucap Ihya Ulumuddin.

Ia juga berharap kepada masyarakat Simeulue, sesuai jadwal, dalam waktu dekat ini MA akan memutuskan perkara tersebut, maka agar bersabar dan berdo’a.

 

 

Reporter : Sarwadi

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *