Keuchik Gampong Buket Kareung buka Musrembangdes Tahun 2020

by -15 views
M. Nur Abri. SE Ketua BPD

MITRAPOL.com, Aceh Timur – Musrenbangdes atau Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa adalah forum perencanaan (program) yang dilaksanakan oleh lembaga publik dalam hal ini yaitu pemerintah desa, bekerja sama dengan warga masyarakat dan para pemangku kepentingan lainnya Kamis (14/11).

Keuchik Gampong Buket Kareung T. Abdul Wahab mengatakan Musrenbang yang bermakna diharapkan akan mampu membangun kesepahaman tentang kepentingan dan kemajuan desa, dengan cara memotret potensi dan sumber-sumber pembangunan yang tidak tersedia baik dari dalam maupun luar desa, dengan memaksimalkan partisipasi masyarakat serta ketersediaan anggaran yang ada, ujar T. Abdul Wahab

Camat Pantee Bidari M. Nasir. Sp Musrembangdes Desa harus murni dari hasil musdus, dari bawah kita bangun ke atas, bukan dari atas kita bangun ke bawah, mulai dari dusun kita bangun desa, mulai dari desa kita bangun kecamatan, dari kecamatan juga kita akan bangun Indonesia, ujarnya.

Keuchik T. Abdul Wahab

Lanjutnya, apabila ada kegiatan yang di kerjakan diluar hasil musrembangdes hari ini, itu harus dilakukan revisi, tapi lihat kegiatan yang mendesak, Prioritaskan kebutuhan masyarakat, apabila bukan kegiatan kebutuhan mendesak, jangan lakukan revisi, tapi musyawarahkan kembali pada tahun berjalan, ujarnya

M. Nur Abri.SE Tuha Puet Gampong Buket Kareung mengatakan pelaksanaan Musrenbangdes Tahun 2019 untuk Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Tahun 2020 dan Perencanaan Kegiatan Tahun 2019 ini dihadiri berbagai elemen dan unsur masyarakat baik dari wakil-wakil kelompok, Dusun, lembaga Desa, tokoh masyarakat serta unsur lain yang terkait di Desa,serta disaksikan pula perwakilan dari Kecamatan dan akhirnya dapat dilaksanakan dan mendapat respons yang cukup baik, ucap M. Nur

Lanjutnya, Musrenbangdes ini adalah kelanjutan dari kegiatan Musrenbang di tingkat Dusun (MUSDUS) yang telah dilaksanakan sebelumnya oleh Pemerintah Desa dan BPD atau Tuha Puet Gampong /Desa, ujar M. Nur

Dalam kesempatan Musrenbangdes kali ini Kepala Desa (Keuchik) memaparkan hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2019 yang menjadi amanat Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) serta menjelaskan besaran pendapatan yang diterima dari berbagai sumber keuangan yang masuk melalui rekening Kas Desa sebagai wujud tranparansi pengelolaan keuangan Desa.

Sementara itu Penetapan Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan 2019 yang menjadi dasar RKPDes Tahun 2020 serta Perencanaan Usulan Tahun 2020 dipaparkan dengan lugas oleh Masing – masing Kepala Dusun ini merupakan rekapitulasi hasil usulan masyarakat dalam Pelaksanaan Musrembangdes yang telah dipilah-pilah sesuai dengan kewenangan, baik yang masuk menjadi Kewenangan Desa dan akan dibiayai dari APBDes (ADD/DD/Banprov/Bantuan Kabupaten) maupun yang akan dibawa kedalam Musrenbang Kecamatan karena usulan dimaksud masuk dalam Kewenangan Pemerintah diatasnya.

Dalam kesempatan Forum Tanya Jawab yang dipimpin oleh Sekretaris Desa, peserta Musrenbangdes memberikan masukan dan arahan kepada Pemerintah Desa terkait kebijakan perencanaan yang harus pula menyediakan anggaran untuk Pemberdayaan dan Pembinaan Kemasyarakatan agar sesuai dengan arah Visi dan Misi Desa. Kegiatan Musrenbang inipun akhirnya dimanfaatkan oleh Pihak Kecamatan baik oleh Camat maupun para pendamping desa, untuk menjelaskan apa yang dimaksud Kewenangan Desa dan Kewenangan Pemerintah diatasnya.

Pendamping desa (PD) Nova “silahkan seluruh usulan direkap dan dimasukkan dalam RKPdes sesuai dengan apa yang tercatat dalam RPJMDes, namun jangan sampai ada tumpang tindih kewenangan apalagi tumpang tindih dana karena aturannya sudah jelas dan sudah kita fahami bersama, ujarnya

Selain itu pihak desa juga memberikan penjelasan bahwa tidak semua usulan yang disampaikan dan menjadi kewenangan desa dapat secara otomatis dibiayai oleh APBDes, semua usulan tersebut harus dicermati lagi karena dalam penganggaran dana bantuan ada aturan-aturan yang harus diperhatikan, sebagai contoh adanya Dana Desa tidak bisa dipergunakan untuk pembangunan kantor desa dan sarana prasarana peribadatan, Diharapkan dengan pemahaman yang baik antara Pemerintah Desa dan Masyarakatnya keterbukaan anggaran dapat difahami dengan utuh tutup keuchik Abdul Wahab

Tamapak hadir dalam kegiatan tersebut, camat Pantee Bidari M. Nasir. Sp. Danramil Pantee Bidari diwakili oleh serda sumardi, dan bhabinsanya, PD Nova, PLD yusni. S.kom, Kapolsek Pantee Bidari diwakili bhabinsanya Mulyadi, imum mukim blang Seunong Muslem. AT

 

 

Reporter : Zul Aceh

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *