Ada apa dengan PDAM Gowa ..?, 3 bulan air tidak mengalir, Warga perum Pattiro komplain

by -168 views

MITRAPOL.com, Gowa — Air adalah menjadi sumber kehidupan bagi seluruh masyarakat terutama yang ada di kabupaten Gowa. Warga perumahan Pattiro sudah hampir 3 bulan ini mengangkat Air dari sumur dan beli air galon akibat air PDAM tidak mengalir.

Hal ini terjadi pada warga yang bertempat dibilangan Perumahan D’Pattiro Hills tepatnya di Dusun Pattiro, Desa Paccellekan, Kec. Pattallasang kab. Gowa Sulsel.

Menurut penuturan salah satu warga yang tinggal diperumahan, Dg. Nyampo, mengatakan “selama kami tinggal diperumahan ini memang air PDAM jarang bahkan tidak pernah mengalir dengan maksimal. apalagi sekitar 3 (tiga) bulan terakhir ini memang tidak pernah sama sekali ada setetes air yang kami dapatkan padahal ada beban yang tetap kami harus bayarkan setiap bulan. Ujarnya, Kamis, (14/11/2019) ke awak media

Lebih lanjut Untuk itu kami terpaksa angkat air dari sumur yang pernah di gali developer untuk keperluan pembangunan.

Bahkan dikatakan lagi bahwa dirinya sudah pernah melapor hal kejadian tersebut ke pihak PDAM Gowa.

“Kami sudah beberapa kali melaporkan ke pihak PDAM baik yang ada di pusat dan yang ada di Kec.Pattallasang tapi jawaban yang kami dapat hanya disuruh sabar,” ungkap Ayu yang tinggal di Lorong 1.

Dirinya mengatakan juga bahwa Pihak PDAM pernah berjanjii untuk membuat sambungan langsung pipa induk PDAM dari perumahan Bumi Zarindah Japing, dan mengatakan akan menyelesaikan pemasangan pipa dalam jangka 1 sampai 2 minggu dari waktu yang disampaikan sekitar bulan 9 (September) tapi tak kunjung ada air sampai sekarang ke kran air kami.

Bahkan salah satu pegawai PDAM Abdul Malik Abbas, menyampaikan di group perumahan kami pada tanggal 4 November lalu perihal uji coba, tapi tetap tak kunjung mengalir, Pak, urainya dengan kesal.

Dia tambahkan juga apalagi warga yang tinggal dibagian atas perumahan ini bahkan tidak pernah sama sekali mendapatkan air PDAM. Dimana setiap pagi dan sore kami angkat air baik disumur maupun di bak milik perumahan, kami merasa di rugikan secara finansial dan waktu, apalagi kami semua adalah pekerja yang tiap pagi harus ke kantor,

Hal ini karena kekurangan air tersebut bisa menghambat kami untuk pergi ke kantor.

Untuk itu Kami sangat berharap pihak PDAM memperhatikan keluhan-keluhan warga terutama diperumahan D’Pattiro Hills ini khususnya dan masyarakat dusun Pattiro secara umum,

Karena ada sekitr 300 sampai 400 KK yang tinggal di Pattiro baik warga perumahan maupun warga sekitar atu warga asli disini.

Ia menyayangkan kenapa diwilayah nya Padahal ketika kami lewat di Dusun Japing, berdekatan dari Dusun Pattiro tetap air pdam mengalir dengan begitu kencang sehingga kami berpendapat bahwa PDAM memang tidak berniat baik untuk memberikan pelayanan air pdam kepada warga Dusun Pattiro.pungkasnya.

Dia menutup dengan permohonan semoga menjadi perhatian untuk Direktur PDAM, pinta Ayu.

Sementara itu saat dikonfirmasi kembali lewat whatsaapnya Abdul Malik Abbas Perihal jaringan di Pattiro Paccelekan, belum memberikan tanggapan sampai berita ini diturunkan.

 

 

Reporter : Arm/Mir

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *