Biaya HUT Paluta 2017 “Bengkak”, Kesbangpol Paluta dituntut dua tahun penjara

by -17 views

MITRAPOL.com, Medan – Drs. Mahlil Rambe SH MH (58) Kabag Kesbangpol Paluta dituntut dua tahun penjara dan staf Jutan Harahap SSos (55) selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dituntut satu tahun 6 bulan penjar di PN Medan, Kamis (14/11).

Kedua terdakwa, terbukti bersalah gelembungkan (markup) biaya pagelaran Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, sebesar Rp 119,5juta.

Selain hukuman penjara, keduanya juga kenai denda masing-masing Rp 50 juta, subsider 5 bulan penjara, sedangkan uang pengganti kerugian negara tidak disebutkan dalam nota tuntutan.

“Menyangkut kerugian negara tidak lagi disebutkan , sebab sebelumnya telah dibayar oleh kedua terdakwa, ” ujar Jaksa Ferry Julianto kepada wartawan usai sidang.

Menurut jaksa, kedua terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 3 jo. Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No 20 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Perlu diketahui, Penuntut Umum dari Kejari Paluta Hindun Harahap dalam dakwaan menguraikan, terdakwa Mahlil Rambe bersama stafnya Jutan Harahap sengaja membuat laporan yang digelembungkan alias bengkak serta laporan fiktif terkait acara HUT Paluta ke 10, tahun 2017.

Dalam laporan belanja dan honorarium tidak sesuai dengan harga sebenarnya, sehingga terjadi pembengkakan biaya acara. Hebohnya, kedua terdakwa tidak dapat mempertanggungjawabkan seluruh biaya yang dikeluarkan.

Setidaknya yang dibelanjakan untuk keperluan HUT dan yang dibayarkan kepada rekanan, maupun honorarium panitia pelaksana kegiatan dan honorarium pegawai honorer tidak sesuai dengan yang bayarkan.

Bahkan ada bukti fiktif, yakni biaya dikeluarkan, tapi kegiatannya tidak pernah ada, namun dibuat laporannya seolah-olah kegiatannya benar-benar telah dilakssnakan oleh panitia.

Dana yang dikeluarkan antara lain, belanja pakaian batik tradisional sesuai SPJ sebesar Rp68 juta, namun yang diterima UD Luthfi hanya sebesar Rp6,8.juta.

Belanja sewa hiburan sesuai SPJ sebesar Rp150 juta, namun yang diterima Jepara Entertainment Sound System, Lighting hanya sebesar Rp75 juta. Hakim ketua Jarihat Simarmata menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembacaan nota belaan (pledoi) penasehat hukum terdakwa.

 

 

Reporter : Zul

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *