Dugaan korupsi kapal wisata Dairi, Jaksa minta penetapan Hakim jaminan sertifikat dan uang 50 juta

by -26 views

MITRAPOL.com, Medan – Perkara dugaan korupsi pengadaan kapal wisata kabupaten Dairi, Sumatera Utara, memasuki tahapan proses penggantian kerugian negara oleh terdakwa Nora Butarbutar, sebesar Rp 395juta

Penuntut Umum Kejari Dairi, Dawin Gaja ketika dikonfirmasi awak media di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (14/11) membenarkan adanya proses penggantian kerugian negara dengan jaminan sertifikat tanah dan uang Rp 50 juta.

“Tekait ganti kerugian, maka jaksa penuntut umum perlu mendapat penetapan hakim tentang penyitaan jaminan sertifikat dan uang 50 juta rupiah,” ujar Gaja.

Dengan adanya penetapan Hakim, papar Gaja, proses penggantian kerugian negara semakin lancar, namun harus ada penetapan Hakim tentang kedua jaminan itu sebagai barang sitaan.

” Penyerahan kedua jaminan, kita nilai sebagai itikad baik dan keseriusan terdakwa untuk mengganti kerugian negara,” tegas Gaja.

Sesuai dakwaan, Nora Butarbutar (49) Wakil Direktur CV Kaila Prima Nusa, didakwa dugaan korupsi pekaksanaan proyek pengadaan kapal wisata bantuan Pemkab Dairi TA 2008.

Proyek Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dairi ini dikerjakan oleh CV Kaila Prima Nusa. Ternyata, kapal yang bernilai Rp 395 juta itu, tak sesuai dengan kontrak. Ukuran, warna dan kapasitasnya berbeda jauh dengan yang disebutkan dalam kontrak.

Terdakwa diancam dengan pasal 2 atau 3 UU No 31 tahun 1999 dan perubahannya UU No 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

 

 

Reporter : Zul

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *