Pembukaan JUT tuai protes pemilik tanah

by -128 views

MITRAPOL.com Lebak – Kegiatan pembukaan badan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, menuai protes dari sebagian pemilik tanah.

Protes tersebut dikemukakan oleh seorang pemilik tanah, diduga akibat Kepala Desa Sukamaju telah abai menggerakan masyarakat untuk bergotong royong sebelum mendapatkan izin dari masing-masing pemilik tanah.

“Bikin jalan tanpa musyawarah dengan yang punya lahan, tanpa persetujuan serta hibah dari pemilik,” sindir Ono Sutarna liwat akun facebook yang diposting sekira pukul 19:00 WIB, Jumat (15/11).

Diketahui bahwa Ono Sutarna merupakan salah satu pemilik tanah yang dibangun, Kegiatan tersebut atas perintah Kepala Desa Sukamaju kepada RT dan RW dengan mengajak masyarakat bergotong royong membuka jalan, selain milik Ono Sutarna, badan jalan tersebut juga melintas diatas lahan sawah milik beberapa warga lainnya.

“Dewek teu Ikhlas Dunia Akhirat,” (Saya tidak ikhlas dunia akhirat. Red), ungkap Ono Sutarna, mengutarakan kekecewaannya terhadap kebijakan Kepala Desa Sukamaju.

Menurut salah satu staf Kaur Desa Sukamaju, Badru Tamam, saat dihubungi mitrapol.com melalui telpon pribadi dirinya menerangkan bahwa bangunan ini menyambung Jalan Usaha Tani (JUT) untuk meningkatkan produktifitas petani.

“Sebelumnya sudah musyawarah di kantor Desa, antara aparat dengan masyarakat, semuanya sudah sepakat,” terangnya.

Namun ketika ditanya terkait jumlah pemilik lahan dan izin atau hibah dari masing-masing pemilik, dirinya tidak bisa menjelaskan.

Hingga berita diterbitkan belum ada keterangan dari Wawan selaku Kepala Desa Sukamaju mengenai teknis pembebasan lahan sebelum melaksanakan kegiatan membangun Jalan Usaha Tani (JUT).

 

 

Reporter : Ubay Mcmp

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *