Dua pasanggan mesum di Desa Busung lepas begitu saja, ada apa ?

by -303 views

MITRAPOL.com, Simeulue – Dua pasangan mesum di Desa Busung Indah ditangkap oleh Babinsa dan Pemuda Desa pada dini hari Minggu (17/11), adapun kedua pasangan tersebut berinisial IW, warga Desa Labua, NW warga Desa Suka Karya, dan satu pasang lagi MD warga Desa Luaan Balu, RA warga Desa Latak Ayah.

Babinsa Desa Busung Indah Serda Liana Supriatna kepada media di halaman Kantor Desa menyatakan, awalnya mereka mendapat informasi ada dua pasang yang pacaran di sebuah resort kosong.

Lalu dia dan dua warga memastikan informasi itu dengan mengintip dari jendela dan mereka melihat dua pasangan itu di dua kamar yang berbeda dalam keadaan berhubungan seperti suami istri.

Lalu dia dan kawannya memanggil Pemuda setempat dan warga setelah itu baru mereka membuka paksa pintu kamar.

Kepala Desa Busung Indah, Munawar kepada Media mengaku tidak berani menyelesaikan malam itu selain sudah larut hingga pukul 03:00 WIB juga wali wanita masing-masing tidak hadir dan juga kepala desa para pelaku.

“Saya takut menyelesaikan di desa semalam karena saya takut terjadi masalah di belakang hari. Misalnya wanitanya hamil lalu saya dituntut wali mereka,” jelas Munawar.

Pagi itu Kepala Desa Busung Indah, Munawar telah mengundang Kepala Desa Suka Karya, Sinabang, Kepala Desa Luan Balu, Kepala Desa Labuah dan semua sudah hadir namun karena salah seorang istri dari yang tertangkap menolak diselesaikan di Desa, masalah dilimpahkan ke Polsek Simeulue Timur.

Wanita yang mengaku bernama Siti Mahkfira Umi dengan duduk di atas Meja di Kantor Desa Busung Indah kepada para aparat desa yang hendak menyelesaikan di desa agar hal itu di angkat ke Polres dan WH.

“Saya istri sahnya Irwansyah. Saya tidak mau masalah ini di selesaikan di Desa, saya mau hal ini di angkat ke Polres dan WH. Karena kelakuan itu bukan kelakuan manusia lagi tapi seperti iblis,” jelas ibu yang beranak lima itu.

Atas desakan Siti Mahkfira Umi akhirnya kasus yang semula hendak diselesaikan di desa dibawa ke Polsek Simeulue Timur.

Babinkamtibmas Desa Busung Indah Bukhari mengaku saat malam penangkapan dia tidak tempat karena dia tinggal di desa lain.

Namun paginya sekira pukul 09:00 WIB pagi. Bhabinkamtibmas di SMS oleh Kades Busung Indah untuk menyelesaikan kasus penangkapan dua pasangan orang bukan suami istri.

Menerima itu dia langsung meluncur ke kantor desa dan melihat sudah ramai oleh aparat desa dan masyarakat.

Pantauan Mitrapol.com di kantor Desa tidak nampak kedua pasang yang ditangkap Babinsa dan masyarakat malam itu.

Namun menurut Babinsa ke dua pasang itu berasal satu dari Desa Luan Balu, Desa Suka Karya, Desa Labuah dan Desa Latak Ayah.

Kapolsek Simeulue Timur, Iptu. D. Aritonang yang dikonfirmasi para Wartawan sampai berita ini diturunkan belum menerima laporan tersangka dua Pasang mesum tersebut belum ada yang ditahan.

Saat ditanya posisi para pelaku kenapa tidak ditahan, Kepala Desa menjawab ada yang menanggung jawab, Sandri Amin pegangan yang ditinggalkan tiga KTP dan satu lagi SIMNYA, kenapa gak ditahan tidak tahu namun sedang berusaha menghadirkan mereka ke Polres.

Sebuah informasi layak di percaya menginformasikan ada oknum yang hendak meredam kasus itu karena sahabat karip dengan seorang oknum pejabat Pulau itu ditolak banyak pihak.

Selain penolakan dari seorang istri pelaku juga oleh Imam Chik Desa Busung Indah, Kenedy, berharap Syariat Islam ditegakkan di Simeulue.

“Semua yang mesum harus dicambuk,” jelas Kendy diaminkan sejumlah tokoh masyarakat di kantor desa itu.

 

 

Reporter : Sarwadi

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *