Memuliakan Nabi, Masjid Nurul Huda Tejoagung Metro peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

by -66 views

MITRAPOL.com, Metro Lampung – Sebagai bentuk memuliakan Nabi Muhammad SAW, Masjid Nurul Huda Tejoagung Metro mempringati Maulid Nabi Muhammad Nabi Muhammad SAW. Pelaksanaan acara tersebut, Sabtu (16/11) pukul 20.00 Wib malam.

Hadir dalam acara tersebut KH Samsudin Tohir pengisi tausiah, Camat Metro Timur Rosita, Ketua Masjid Nurul Huda Tejoagung Hi. Sutarman, tokoh agama dan masyarakat Tejoagung.

Dalam kesempatan itu pula Camat Metro Timur Rosita menyampaikan himbauannya agar waspada timbulnya penyakit jelang musim penghujan serta tentang isu nasional saat ini mengenai stunting.

KH Samsudin Tohir

“Saya sangat berterima kasih atas undangan dalam acara ini. Perlu diketahui bahwa saat ini kita akan memasuki musim penghujan, oleh karena itu diharapkan masyarakat bisa menjaga kebersihan dan menjaga pola hidup sehat. Alhamdullah kecamatan Metro Timur belum ada laporan adanya warga terjangkit DBD. Selain itu mengenai masalah nasional mengenai stunting yaitu kondisi pertumbuhan anak yang terhambat dan tidak normal (kerdil) itu banyak faktor yang mempengaruhinya, salah satunya adalah kekurangan gizi, oleh sebab itu bagi ibu-ibu yang sedang mengandung hendaknya selalu mendengar dan selalu mengikuti program serta anjuran dari pemerintah,” jelas Rosita.

Sedangkan, KH Samsudin Tohir dalam penyampaian tausiahnya mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah memuliakan dan mengingat perjalanan Nabi agar kita tidak lupa. Oleh karena itu kita sebagai umatnya harus mengerti dan belajar apa-apa yang beliau lakukan serta ulama-ulama terdahulu. Saat ini manusia masih ada tidak mengerti agama dan lebih mementingkan nafsu, mengikuti isi hati sehingga perbuatannya diluar akal sehat.

Akibatnya banyak yang terjerumus dan menyimpang dari ajaran Islam. Hal ini sama dengan manusia di Mekkah pada zaman dahulu, sebelum ada agama islam yaitu zaman Jahiliyah. Bahwasanya pada masa zaman Jahiliyah dahulu manusia belum mengerti tuntunan hidup yang baik serta ketidaktahuan (kebodohan), oleh karena itu sebelum terlambat saya harapkan ajak keluarga kita anak, istri serta teman agar menuntut ilmu dan belajar tentang agama Islam agar kelak tidak tersesat dan larut didalam gemerlap dunia,” tutup KH. Samsudin.

 

 

Reporter : Muktaridi

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *