Ketua DPRD Kabupaten Nunukan gelar Reses Masa Sidang I Tahun Anggaran 2019

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Nunukan Kaltara – Ketua DPRD Kabupaten Nunukan Hj. Rahma Leppa didampingi dua anggota DPRD Nunukan Hj. Nikma dan Hamseng serta Sekertaris Partai Hanura Husni melakukan reses. Senin (18/11) di Hotel Laura Lantai III.

Dalam penjaringan Aspirasi sejumlah warga yang hadir bertanya mengenai masalah Kesehatan baik pelayanan di Rumah sakit Umum, Pertanian kemudian masalah infrastruktur.

Menurut Hj. Leppa, hasil Reses ini akan dibuatkan laporan, nanti kita akan melihat pada saat dilakukan Musrenbang, jadi Musrembang itu yang sangat penting, tahapannya dari Desa, kecamatan dan Kabupaten, setelah itu di evaluasi oleh tim untuk disesuaikan dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Jadi pemerintah melakukan pembangunan dengan melihat skala prioritasnya, yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti jembatan, masalah kelistrikan kita lihat sepanjang jalan protokol baik dalam Kota Nunukan maupun wilayah Nunukan Selatan, lampu jalan itu lebih banyak matinya ketimbang hidupnya ini kan merugikan masyarakat, bayangkan tiap kita beli token listrik pasti dipotong.

Apalagi dengan upaya pemerintah menaikan tarif BPJS, orang miskin juga semakin terbebani, dengan adanya kenaikan tarif BPJS masyarakat miskin semakin terjepit dan ini seolah-olah dijadikan bisnis yang sangat memberatkan masyarakat.

Lanjut Rahma Leppa, keluhan masyarakat masalah Gas Elpiji 3 kilo kami dari anggota DPRD telah melakukan sidak bersama pemerintah daerah, kita menemukan berbagai permasalahan dilapangan, ada yang disembunyikan ditempat tertentu oleh pengecer dan memang jatah Nunukan sangat terbatas dan dari DPRD sudah menyurati Dinas Perdagangan agar melakukan pengkajian dan pendataan ulang.

Terkait usulan masyarakat agar penataan kembali batas-batas pemasangan Pondasi Rumput Laut yang terkadang masyakat lain tidak mengetahui rambu rambu lalu lintas di Laut terkadang juga jalur kapal, warga memasang Pondasi rumput Laut sehingga menganggu kenyamanan penguna tranportasi Laut.

Ketua DPRD Nunukan menekankan kepada masyarakat jangan sekali-kali simpan banyak Elpiji 3 kilo, pedagang atau penyalur harus jujur berdagang, jangan curang karena akan berdampak bisa menimbulkan kebakaran.

Ketua DPRD juga menghimbau kepada Pemerintah Daerah agar memperketat pengawasan Gas Elpiji, walaupun ditamba kuwotanya, kalau pedagangnya curang dengan menyembunyikannya, tetep akan terjadi kelangkaan, selain itu jataa untuk Dapil 3 juga harus ditambah karena 80% masih kategori miskin walaupun rata-rata memilili kebun sawit, kata Leppa

 

 

Reporter : Yusuf. P

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *