Bawa daun Khat, Warga Ethiopia didakwa Pidana Narkotika

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Medan – Said Abity Abdurahman (30) Warga Negara Ethiopia, Rabu (20/11) , menjalani sidang perdana  di Ruang Cakra 7 PN Medan, terkait kepemilikan narkotika yang dikenal bernama daun khat yang berasal dari Afrika.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rita Suryani  dalam dakwaan menguraikan, Kamis (18/7/2019), sekira pukul 12.30 WIB,  Ditresnarkoba Polda Sumut mendapat informasi dari Bea dan Cukai Bandara Kuala Namu yang mencurigai paket berasal dari Ethiopia yang akan masuk ke Sumatera Utara.

Paket yang dikemas dalam dua kardus itu, berisikan daun khat. Selanjutnya petugas Bea dan Cukai menghubungi petugas Kantor Pos Sentra Pelayanan Pos Tanjung Morawa.

Kemudian dua saksi yang merupakan petugas kepolisian  menyamar seolah-olah petugas  kantor pos. Bersama saksi seorang pegawai kantor pos mengantarkan paket tersebut.

Kemudian paket diantar kepada terdakwa selaku penerima order barang, sesuai yang tertera dalam paket tersebut. Dengan alamat penerima di Jalan Binjai KM 12,7 Wisma Keluarga, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.

Setelah paket  diterima oleh terdakwa, petugas langsung melakukan penangkapan dan menyita barang bukti dua kardus berisi empat bungkus  daun khat,  total  berat  7.900 gram dan 1 unit HP Samsung.

Kemudian terdakwa serta barang bukti dibawa ke Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk diproses hukum. Terdakwa mendapat   kiriman narkotika jenis daun khat dari seseorang yang bernama Maruf (belum tertangkap) dari Ethiopia.

Maruf berhubungan dengan terdakwa melalui messenger facebook. Menurut rencana paket  akan dikirim ke Kanada. Perbuatan terdakwa  diancam pidana Pasal 114 (2) UU No. 35 Tahun 2009 dan Pasal 111 (2) UU No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Saat persidangan, seorang  penerjemah yang dihadirkan jaksa menjelaskan kepada terdakwa tentang isi dakwaan. Terdakwa acap mengangguk tanda mengerti yang didakwakan.

Kemudian, usai pembacaan dakwaan, majelis Hakim di Ketuai Ferry Sormin mengundurkan persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangsn saksi-saksi.

 

 

Reporter : Zul

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *