Lembaga Dakwah PBNU gelar seminar Nasional Da’i Entrepreneur Tahun 2019

  • Whatsapp

MITRAPOL.com, Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Seminar Nasional Da’i Emtrepreneur Tahun 2019 yang diselenggarakan di Kantor Pusat PBNU Jalan Matraman Raya, Rabu (20/11).

Kepala divisi bidang usaha PBNU Nurul Huda mengatakan, gagasan menarik karena Industri atau pengembangan ekonomi ini kan sudah berkembang pesat Mulai dari pertanian ke industri dan teknologi sampai kepada kreatif digital hingga kemudian sebagai organisasi yang berkembang.

Tentu saja sangat memberikan apresiasi terhadap kerjasama ini secara garis besar mereka baru saja dibentuk untuk membangun suatu perekonomian terutama yang sifatnya daring atau online itu perlu sesuatu yang berkesinambungan dan berkelanjutan.

Apakah ini merupakan murni hanya cikal bakal atau mungkin ada sesuatu yang ingin dibangun terkait dengan untuk take off kita perlu menyiapkan landasannya dan landasan untuk kita bergerak bersama nanti ini masih awal sekali startingnya sudah bagus dengan saling memberikan support terhadap kegiatan semacam ini sehingga nanti pada saatnya kita lepas landas juga sudah siap.

Apakah sekarang kerjasamanya dalam bentuk taktis dan strategis dan itu masih akan dibicarakan lebih lanjut tetapi paling tidak dukungan NU terhadap Project kreatif semacam ini adalah bagian dari kepedulian NU dan apa mereknya NU terhadap potensi pasar yang sangat besar di pasar online ya atau tidak di industri digital, karena ini bersifat kreatif ya kita belum bisa memberikan satu bentuk kerjasama yang yang praktis.

Tetapi ini hanya dukungan dukungan dan support sejauh ini baru itu karena nanti pada bentuk yang lebih baik dan tentu saja ada tindak lanjut dari kerjasama ini saat ini baru berbicara misalnya tentang keagenan dalam waktu itu ada konsep keagenan kita bisa menerima Konsep ini sebagai sebuah kerjasama saling support Sementara baru pada getaran itu sehingga nanti pada saat platformnya sudah bisa dilaksanakan tentu saja kerjasama tidak terasa lebih baik membangun kesejahteraan dan sampai sejauh ini selain melakukan hal seperti ini dan juga kewirausahaan.

Apa sifat yang menjadi landasan karena sejatinya kan di era yang dimana yang kita takutkan akan ada krisis ekonomi global juga kan itu kan di 2020, persiapan NU sebagai rumah umat terutama ekonomi dan milenial terutama untuk dalam membangun perekonomian itu seperti apa organisasi yang ada di bawah organisasi yang direkrut akar rumput organisasi yang menghimpun masyarakat tradisional yang ada di bawah dan dan ingat NU diinisiasi oleh suatu lembaga yang bernama Nahdlatut Tujjar.

Kebangkitan para pedagang artinya perspektif perekonomian umat itu sudah sejak awal ada sebelum NU berdiri yang kedua fakta bahwa dunia Pesantren itu tidak lepas dari NU Pesantren dipimpin oleh seorang kyai yang seluruhnya memiliki kemandirian ekonomi Pesantren tidak pernah ada yang disusun secara langsung oleh Van Dijk atau oleh apa semua berangkat dari kekuatan ekonomi Sang Kiai dan keluarga dan juga para santri sehingga ini menjadi sebuah pondasi kuat.

Bahwa ketika berbicara tentang pengembangan ekonomi, ekonomi umat itu bukan omong kosong bahwa itu adalah memang sejak awal ya itu kemudian membentuk lembaga-lembaga semacam Himpunan Pengusaha Nahdliyin yang kemudian dengan lembaga pengembangan ekonomi umat atau khusus di lembaga dakwah dibentuk divisi usaha dan pengembangan ekonomi umat di bawah ldnu.

Seberkas Sinar ini kan dibawah tanggung jawab ldnu lembaga dakwah pengurus besar Nahdlatul Ulama divisi usaha dan pengembangan ekonomi Kenapa karena kami melihat para Dai itu kan mereka adalah para penggerak supaya memiliki kapal bukan hanya dakwah itu di atas mimbar tetapi dakwah juga memiliki pemahaman dan sekaligus gerak interpreneur sip yang sangat menjadi teladan bagi umat sehingga dakwah tidak lagi sekadar menyampaikan tetapi dakwah dalam menggerakkan, tutup Nurul Huda divisi bidang Usaha PBNU

 

 

Reporter : Nursyamsu

Loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *