Berbelit-belit mulai dari Kabupaten sampai Pusat, Nelayan Pulau Sebatik kesulitan urus ijin Kapal

by -25 views

MITRAPOL.com, Sebatik Nunukan Kalimantan Utara – Anggota DPRD Nunukan Hamsing S.Pi menemui ratusan Nelayan di Pulau Sebatik yang mengeluhkan sulitnya mengurus ijin Kapal Nelayannya. Senin (25/11).

Para Nelayan mengeluhkan sulitnya mendapatkan ijin, apalagi rata- rata Nelayan di Pulau Sebatik buta huruf, apalagi urusannya harus ke Nunukan baru ke Provinsi Kalimantan Utara, biaya trasport yang mahal dan biaya pengurusan izin yang menelan biaya tidak sedikit, mereka memohon kepada Anggota DPRD Nunukan dari Dapail Pulau Sebatik agar bisa diperjuangan dan diberikan kemudahan dalam mengurus izin kapal.

Nelayan berharap penerbitan Dokumen 10 GT kebawah dialihkan di Sebatik atau di Nunukan kabupaten kota, karena Pulau Sebatik banyak dan berprofesi sebagai Nelayan.

Saharuddin dan alamsyah dihadapan anggota Dewan saat Reses di Sri Nyamuk Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan menyampaikan,”Kalau untuk 7 GT ke bawah, saya rasa tidak ada masalah, Karena di Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Sebatik sudah bisa,” terangnya kepada Wartawan Mutrapol yang dipersoalkan nelayan adalah 10 GT ke bawah Karena, hal ini ada yang kewenangan provinsi ada pula kewenangan daerah.

Anggota DPRD Nunukan, Hamsing mengatakan setidaknya ada kurang lebih 3 ribu nelayan yang ada di pulau Sebatik. Hamsing mengaku persoalan penerbitan ijin kapal memang sudah lama dikeluhkan masyarakat.

“Kami berharap tahun 2020 nanti, semua nelayan di pulau Sebatik ini bisa di Nunukan semua. Kalau perlu di Sebatik. Kan, nelayan di Sebatik tidak ada yang GT besar,” pungkasnya.


Dia juga akan meminta Dinas Perikanan Nunukan untuk mempermudah segala kepengurusan ijin kapal. “Apa gunanya ada PPL, apa gunanya ada kepala UPTD disini .

ini semua harus difungsikan Jangan nelayan yang kita gerakan,” tambahanya.

Jika perlu, ujar Hamsing, ada perwakilan Dinas Perikanan di Sebatik, atau PPL maupun UPTD untuk melakukan jemput bola terhadap nelayan.

 

 

Reporter : Yuspal Mitrapol

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *